Warga di Lokasi Tebing Longsor di Cinere Depok Trauma Tidak Berani di Dalam Rumah Saat Hujan Deras

Warga korban tebing longsor pun meminta Pemkot Depok untuk segera memperbaiki tebing yang longsor dan menimpa rumah seorang warga

Warta Kota
Warga Pangkalan Jati, Cinere, Depok tak berani berada di dalam rumah saat hujan karena trauma setelah longsor merenggut tiga nyawa keluarganya, Selasa (7/1/2020). 

Pasca kejadian, hingga kini, Ruyanto mengaku sudah banyak pihak yang membantu menyumbang keluarga korban.

“Dengar-dengar sih katanya dari Pemkot Depok juga kasih bantuan Rp 10 juta,” kata Ruyanto.

Meski belum adanya perbaikan, saat ditanya apakah dirinya dan keluarga juga akan memilih pindah dari lingkungan tersebut, Ruyanto mengaku tak mau pindah.

“Kalau saya sih maunya tetap di sini, makanya itu saya minta Pemkot segera bangun turap biar saya dan warga di sini juga jadi merasa aman, enggak was-was terus,” kata Ruyanto.

Minta segera diperbaiki

Warga korban tebing longsor pun adalah meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Depok untuk segera memperbaiki tebing yang longsor dan menimpa rumah seorang warga di daerah tersebut.

Sebab, hingga kini, kondisi rumah yang hancur berantakan akibat musibah longsor yang terjadi pada Rabu (1/1/2020) adalah masih dibiarkan begitu saja tanpa adanya pembenahan atau perbaikin sama sekali.

Pantauan Wartakotalive.com, hanya terdapat garis polisi yang membentang lunglai di depan pintu masuk rumah milik Ade Istakori (49) itu.

“Jangan cuma datang (kunjungan) saja, tapi di benerin juga lah. Kemarin sudah banyak yang datang (pejabat) tapi cuma ngecek saja,” kata Suryani (44) kepada Warta Kota di rumahnya yang berjarak dua rumah dari lokasi longsor, Selasa (7/1/2020).

Apalagi, kata Suryani, saat ini hujan masih terus turun deras.

Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Dedy
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved