Breaking News:

Kesehatan

Mengenal Kanker Kelenjar Getah Bening yang Menyerang Ria Irawan

Aktris Ria Irawan (50) sempat berjuang melawan penyakit kanker kelenjar getah bening (limfoma) selama lima tahun belakangan ini.

Twitter
Ria Irawan 

Perjalanan penyakit limfoma dapat diketahui dengan melihat beberapa parameter, yakni usia, penampilan pasien, nilai LDH (marker kerusakan jaringan), penyebaran di kelenjar getah bening, dan stadium penyakit.

“Semakin muda pasien, performanya baik (tidak sakit-sakitan), dan semakin rendah stadiumnya, penyakit lebih mudah disembuhkan dengan kemungkinan harapan hidup lebih panjang,” ujar Hilman, beberapa waktu lalu di acara Dexa.

Ia menjelaskan, tujuan terapi limfoma bukan penyembuhan, tetapi mengendalikan penyakit pasien.

Kata kuncinya adalah meningkatkan kualitas hidup pasien.

“Jika pasien datang dengan benjolan sangat besar, maka kita berusaha menekan benjolan.

Tetapi, tidak bisa hilang 100 persen. Itu sudah sangat berarti bagi pasien.

Dengan pengobatan standar, kita berusaha menekan pertumbuhan sel-sel ganas.

Dengan adanya obat-obatan baru yang lebih menjanjikan, akan semakin meningkatkan kualitas hidup pasien dan memerpanjang harapan hidup pasien,” katanya.

Secara umum, tanda munculnya kanker kelenjar getah bening selain adanya bengkak di daerah kelenjar getah bening adalah penurunan berat badan tanpa sebab atau tanpa diet, berkeringat di malam hari, demam, kelelahan, perut terasa penuh, dan berkurangnya sel darah merah (anemia).

Bila Anda menemukan tanda-tanda ini, segera memeriksakan ke dokter untuk melihat penyebab serta solusi pengobatannya.

Halaman
1234
Penulis: Andy Pribadi
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved