Rabu, 20 Mei 2026

Berita Video

VIDEO: Korban Banjir Pondok Gede Permai Mulai Terserang Penyakit

"Logistik makanan dan obat-obatan saya pastikan mencukupi. Dokter dan perawat dari Puskesmas Jatiasih juga siaga berikan obat dan pemeriksaan," ujarny

Tayang:
Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Ahmad Sabran
Wartakotalive.com/Muhammad Azzam
Banjir di Perumahan Pondok Gede Permai, Kelurahan Jatirasa, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi sudah surut, pada Kamis (2/1/2020). 

Ratusan warga Perumahan Pondok Gede Permai (PGP) Kelurahan Jatirasa, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi mengungsi di gudang logistik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), pada Kamis (2/1/2020) malam.

Lokasi pengungsian tak jauh dari lokasi perumahan tersebut.

Pantauan Wartakotalive.com, nampak sejumlah warga sedang tidur beralaskan tikar maupun velbed.

Beragam aktivitas terlihat di lokasi pengungsian, mulai ada yang masih berbincang satu sama lain, makan, hingga tengah melakukan pemeriksaan kesehatan.

Yanti (38) seorang pengungsi mengaku semua fasilitas tersedia lengkap di lokasi pengusian ini. Mulai tempat tidur, selimut, makanan maupun obat-obatan.

Bocah 11 Tahun Terseret Arus di Kali Kapuk Bekasi Belum Juga Ditemukan

Akan tetapi satu hal kekurangannya ialah kebutuhan air bersih dam lokasi MCK yang tidak memadai.

"Syukur semua lengkap fasilitasnya, kita ditangani dengan baik. Tapi ya itu saya mau buang air besar susah. Mau pipis aja susah, kamar mandi cuman sedikit dan minim airnya," kata dia.

Ia berharap agar pemerintah segera mendirikan MCK sehingga warga tak kesulitan untuk mandi maupun buang air besar.

"Susah kalau engga ada air, mau mandi airnya sedikit dan ngantre,"kata dia.

Komisi VIII DPR Sambangi Korban Banjir dan Longsor Solok Selatan

Kasie Pemantanan Evaluasi Sumber Daya Darurat BPNP, Asep Supriyatna mengatakan total warga yang mengungsi ada 200 jiwa atau 66 Kartu Keluarga (KK).

"Berdasarkan data terakhir ada 200 jiwa, ada penambahan atau tidak nanti kita update lagi," kata Asep.

Asep menerangkan selama ini sudah ada 100 orang yang melakukan pemeriksaan dan dilakukan penanganan tim medis.
Mereka rata-rata mengeluhkan gatal-gatal hingga diare.

Ketidaktegasan Anies Baswedan Dinilai Jadi Penyebab Banjir Tahun Baru di Jakarta

"Ada 100 warga yang berobat, rata-rata penyakitnya gatal-gatal dan diare. Untuk penyakit berat langsung kita teruskan ke rumah sakit," ucap dia.

Ia menjamin untuk kebutuhan logistik makanan dan obat-obatan tercukup. Sebab, banyak sekali bantuan yang didapatkan, mulai dari pemerintah daerah, pusat, maupun swasta.

"Logistik makanan dan obat-obatan saya pastikan mencukupi. Dokter dan perawat dari Puskesmas Jatiasih juga siaga berikan obat dan pemeriksaan," ujarnya.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved