Berita Video

VIDEO : Diterjang Arus Deras Kali, Jembatan Penghubung Bekasi Utara dan Timur Retak dan Bergeser

Jembatan besi di Jalan Teluk Buyung-Bambu Runcing Patal retak dan mengalami pergeseran akibat diterjang arus Kali Bekasi yang meluap

Penulis: Luthfi Khairul Fikri | Editor: Muhamad Rusdi

Jembatan besi di Jalan Teluk Buyung-Bambu Runcing Patal retak dan mengalami pergeseran akibat diterjang arus Kali Bekasi yang meluap pada Rabu (1/1/2020) lalu.

Pantauan Wartakotalive.com, usai diterjang arus Kali Bekasi yang cukup deras kondisi jembatan yang menghubungkan antara kawasan Utara dengan Timur Bekasi itu terlihat memprihatinkan.

Bahkan sudah tidak boleh dilalui kendaraan roda empat.

Hal itu pun sudah diantisipasi dengan penutupan setengah jalur menggunakan papan dan kayu seadanya oleh petugas kepolisian setempat, baik dari arah
Jalan Agus Salim maupun Jalan Perjuangan Kota Bekasi.

VIDEO : Begini Kesaksian Tetangga Temukan Satu Keluarga Tewas Keracunan Asap Genset di Pulogadung

VIDEO : Eko Patrio Sedih Saat Sambangi Korban Banjir di Bidara Cina

Sementara itu, terlihat juga retakan terjadi pada badan jembatan selebar dua sentimeter dengan panjang kurang lebih dua meter.

Melihat kondisi tersebut, banyak warga juga yang sengaja memberhentikan kendaraannya dengan hanya untuk melihat kondisi keretakan jembatan besi itu.

Nampak pula petugas dari Bina Marga Kota Bekasi yang sedang mengecek kondisi keretakan jembatan yang siap didata dan dilaporkan ke kantor pusat.

Menurut Kepala Bidang Jalan dan Jembatan, Bina Marga Kota Bekasi, Idi Sutanto, retakan terjadi akibat diterjang arus Kali Bekasi yang meluap.

"Jembatan untuk sementara kita tutup, khusus untuk mobil tidak boleh melintas, hanya motor saja yang diperbolehkan melintas," ucap Idi kepada Wartakotalive.com di lokasi, Kamis (2/1/2020).

Idi mengatakan kerusakan terparah pada jembatan besi ini terjadi pada struktur bawah konstruksi jembatan yang mengalami pergeseran.

Sementara, struktur atas masih terbilang cukup aman.

Kendati demikian, pihaknya telah berkoordinasi dengan konsultan ahli untuk melakukan pengecekan secara komprehensif terkait bahanya pergeseran jembatan besi tersebut.

VIDEO: Banjir Kampung Pulo Surut, Jalan Jatinegara Barat Mulai Dibuka Dua Lajur

VIDEO: Korban Banjir Pondok Gede Permai Mulai Terserang Penyakit

Hasil pemeriksaan ini, kata dia akan membuktikan sejauh mana kerusakan yang dialami jembatan yang menghubungkan Bekasi Utara dan Bekasi Timur,
dan hasilnya akan keluar selama 2-3 hari ke depan.

"Dicek apakah pergeseran jembatan itu masih bisa ditoleransi atau tidak, juga untuk langkah perbaikannya seperti apa nanti sesuai hasil analisa tim ahli," tegas dia.

Sementara, di tempat berbeda, Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi juga berharap pengendara untuk sementara waktu tak melintasi jembatan besi yang mengalami keretakan tersebut.

Menurutnya, keretakan dan pergeseran struktur bawah jembatan besi itu perlu dibongkar atau diperbaiki agar hal-hal yang merugikan pengendara takkan pernah terjadi.

"Iya memang itu tentu berbahaya tidak mungkin dilalui oleh pengendara, jadi tumpuannya itu tergeser harus dibongkar semua. Kalau dipaksakan nanti
bisa mengakibatkan hal yang tidak ingin terjadi," tutur dia.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved