Natal dan Tahun Baru

Sepatu Abel Saragih Raib Dicuri di Terminal Kampung Rambutan, Semakin Kesal Tahu CCTV Tak Berfungsi

Sepasang sepatu Abel Saragih raib dicuri di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Jumat (27/12/2019).

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: PanjiBaskhara
Warta Kota/Rangga Baskoro
Sepasang sepatu Abel Saragih raib dicuri di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Jumat (27/12/2019). 

Diberitakan sebelumnya, petugas Polresta Bandara Soekarno-Hatta menangkap pelaku pencurian helm di area Bandara, Cengkareng.

Penangkapan dilakukan Senin (16/12/2019) saat pelaku hendak membawa kabur hasil curiannya.

Penangkapan didasari dari laporan Teguh (41) petugas parkir Terminal 1A bandara.

Teguh sendiri kerap medapat keluhan dari pengunjung Bandara Soetta yang kehilangan helm di area Terminal 1 dan Terminal 2.

"Berdasarkan banyaknya pengaduan mengenai seringnya kehilangan helm ini kami langsung melakukan penyelidikan," ujar Kapolresta Bandara Soetta, AKBP Adi Ferdian Saputra, Jumat (27/12/2019). 

Petugas melakukan penyelusuran dan memeriksa sejumlah CCTV. Ditemukan berbagai petunjuk dari hasil pemeriksaan tersebut. 

Pada Senin (16/12/2019) polisi mencurigai seseorang yang diduga pelaku.

Orang itu masuk ke area parkir Terminal 1A Bandara Soekarno Hatta.

"Pelaku ini seorang lelaki berinisial AM (32). Dia keluar area parkir dengan membawa tas yang diduga berisikan helm," jelas Adi

Aparat pun langsung melakukan penggeledahan.

Ketika diperiksa, ternyata orang yang kerap beraksi melancarkan pencurian helm di Bandara Soetta.

"Tersangka ini sudah melakukan aksinya itu selama dua bulan. Dan mengambil helm - helm mahal seperti merk NHK dan INK. Dia menjualnya lagi ke penadah," kata Adi. (dik)

Cara Jitu Cegah Helm Dicuri

Cara cerdik agar helm tidak dicuri saat ditinggal diparkiran ini adalah berdasarkan pengalaman yang sudah pernah dilakukan, berikut tipsnya: 

1. Titipkan helm ke petugas yang berjaga atau tempat penitipan helm

Jika kita harus meninggalkan helm dalam jangka waktu yang lama ataupun sebentar, sebaiknya kita titipkan helm ke petugas yang berjaga di sekitar parkiran tempat kita memarkirkan kendaraan.

Atau, jika ada tempat penitipan helm lebih bagus lagi.

Terkadang banyak dari kita yang sulit mengeluarkan uang Rp 10.000-15.000 untuk biaya penitipan helm tersebut.

Padahal, jika dibandingkan dengan harga helm yang harganya bisa sampai ratusan ribu, tidak ada ruginya kita mengeluarkan recehan tersebut untuk keamanan si helm.

Pilihan ada di tangan kita masing-masing.

Helm full face yang memiliki harga terjangkau di bawah Rp 500.000 ada di Jakarta Fair Kemayoran 2019.
Helm full face yang memiliki harga terjangkau di bawah Rp 500.000 ada di Jakarta Fair Kemayoran 2019. (Kompas.com/Gilang)

2. Kunci pengait helm dengan pengait yang berada di dalam jok motor dan letakkan motor di tempat yang bisa terlihat penjaga atau orang banyak

Kalau memang tidak sempat untuk menitipkan helm, atau tempat penitipan helm tidak tersedia, maka cara yang bisa dilakukan untuk mengamankan helm adalah dengan mengunci pengait helm dengan pengait yang berada di dalam jok motor.

Sehingga si maling sedikit terhambat saat ingin melakukan aksi kotornya.

Tujuan meletakkan motor di tempat yang bisa terlihat orang banyak adalah, agar gerak-gerik si pencuri dapat terlihat oleh orang sekitar atau dapat mencuri perhatian orang disekitar.

Dengan begitu kerjaan si maling juga akan terhambat karena si maling akan merasa was-was jika ada yang mengawasi dan ada yang berteriak maling secara mendadak.

3. Menggunakan Kunci anti maling helm

Sekarang ini sudah banyak helm yang dilengkapi dengan fitur anti maling atau biasa di sebut anti theft.

Dengan fitur anti theft ini, helm dapat kita kunci dengan sebuah kunci khusus untuk helm.

Sehingga helm kita menjadi lebih aman dari tangan-tangan kotor tak bertanggung jawab.

4. Membawa helm kemana saja

jika cara 1, 2 dan 3 menurut kalian masih kurang aman, maka kalian bisa pake cara yang ke 4, yaitu membawa helm kemana pun kalian pergi.

Hal ini juga biasa dilakukan oleh orang banyak, seperti anak sekolah yang membawa helmnya hingga ke dalam ruang kelas atau pegawai kantor yang membawa serta helmnya ke dalam ruang kerjanya.

Cara ini bisa dibilang paling efektif, karena kita melakukan usaha yang maksimal untuk menjaga benda berharga milik kita tersebut.

Cara-cara yang sudah saya sebutkan di atas, memang merepotkan untuk kita lakukan, namun cara-cara tersebut dilakukan semata-mata hanya untuk kepentingan diri kita sendiri.

Walaupun seharusnya helm hilang dicuri orang bukanlah kesalah kita, namun tetap saja kita harus berusaha untuk memperjuangkan apa yang menjadi milik kita.

Karena, Kalau sudah hilang, kita pun susah untuk mendapatkannya kembali. Jadi, satu-satunya cara yang dapat kita lakukan adalah berusaha menjaga dan mempertahankannya.

Dan jika seluruh usaha telah dilakukan dengan maksimal tetapi helm tetap juga hilang, mungkin jawabannya adalah karena helm tersebut memang bukan rejeki kita. (kotakhelm.com)

Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved