Minggu, 7 Juni 2026

Sosialisasi Program "BPJS Satu" di Rumah Sakit Harapan Kita

Sosialisasi Program "BPJS Satu" di Rumah Sakit Harapan Kita. Simak selengkapnya di dalam berita ini.

Tayang:
Muhammad Naufal
Direktur BPJS Kesehatan, Fachmi Idris saat meninjau program BPJS Satu di Rumah Sakit Harapan Kita, Tomang, Jakarta Barat, (19/12/2019) 

BPJS kesehatan melakukan inovasi ditengah rencana naiknya iuran BPJS.

BPJS memperbaiki bidang pelayanan.

Meluncurkan program "BPJS Satu" sekaligus memperkuat program Penanganan Pengaduan Peserta Rumah Sakit (P3RS). 

Nantinya para pelayanan dan pembantu pasien ini akan hadir di rumah sakit- rumah sakit siap untuk melayani dan membantu setiap pasien anggota JKN-KIS jika mengalami kesulitan selama mengakses layanan kesehatan.

Pemkot Bekasi Diharapkan Lanjutkan Program KS-NIK Terintegrasi BPJS

Ditinjau langsung oleh Direktur BPJS, Fachmi Idris di rumah sakit Harapan Kita, Tomang, Jakarta Barat, (19/12/2019). Ia berharap layanan ini mampu membantu memberikan service terbaik terkait pelayanan BPJS.

"BPJS Satu ini bertugas sehari-hari dengan berkordinasi dengan rumah sakit. Petugas kami nanti saling membantu untuk membantu mengurus segala permasalahan keikutsertaan dan keanggotaan BPJS di hari yang sama," ungkap Fachmi.

Nantinya apabila Pasien atau pihak keluarga ingin mendapatkan bantuan dari para petugas BPJS Satu mereka dengan mudah mengetahui keberadaan mereka dari rompi berwarna kuning terang yang dikenakan oleh para petugas.

Nantinya para petugas ini juga tidak hanya berdiam diri di satu titik. Petugas ini nantinya akan lebih berkeliling untuk menjangkau pasien-pasien yang membutuhkan bantuan.

Menurut Fahmi Keberadaan petugas BPJS Kesehatan akan diupayakan tersebar secara menyeluruh di setiap faskes mitra.

Cara Bantu Peserta Kelas III Mandiri Agar Tidak Terdampak Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan

Untuk sementara waktu para BPJS akan di bagi-bagi di rumah sakit yang jumlah pasiennya per bulan mencapai 10.000 pasien. Pihaknya mengupayakan pengadaan SDM yang lebih guna memberikan pelayanan terbaik.

"Petugas kita yang on-site keliling kapasitas beda-beda, kita hitung terlebih dahulu apabila paseienya 800 orang perhari. Maka jika dijumlah dalam sebulan bisa mencapai 10.000 pasien dan itu menjadi standar kita. Kita menghitung betul SDM yang ada untuk memberikan pelayanan terbaik," tambah Fachmi.

Selain melalui program BPJS Satu, Fachmi juga mengupayakan telepon call center hingga pelayanan di sosial media.

Diharapkan keberadaan BPJS Satu ini dapat membantu pasien yang mengalami kesulitan saat mengakses layanan kesehatan di faskes yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved