Ujian Nasional Diganti, PGRI: Gaji Guru Honorer Rp 300 Ribu, Gimana Bicara Asesmen tapi Masih Lapar?

MANTAN Ketua PB PGRI Didi Suprijadi, mengkritisi kebijakan yang digulirkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim.

Ujian Nasional Diganti, PGRI: Gaji Guru Honorer Rp 300 Ribu, Gimana Bicara Asesmen tapi Masih Lapar?
Kompas.com
Ilustrasi. 

MANTAN Ketua Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) Didi Suprijadi, mengkritisi kebijakan yang digulirkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim.

Nadiem Makarim berniat mengganti Ujian Nasional pada 2021 mendatang.

Nadiem Makarim, kata Didi Suprijadi, melupakan penggantian UN harus berjalan seiring peningkatan kesejahteraan guru.

Bonus untuk Peraih Medali SEA Games 2019 Naik, Menpora: Ingat Ya, Ini Bukan karena Saya

Baginya, masih banyak kesenjangan gaji di antara guru-guru di perkotaan dengan di daerah.

"Mohon maaf, Pak Nadiem ini saya akui terobosannya, tapi dia lupa yang menjalankan UN itu guru."

"Kalau tidak dibenahi gurunya, agak sulit atau tertatih-tatih," kata Didi dalam Diskusi Polemik tentang 'Merdeka Belajar Merdeka UN' di Hotel Ibis Jakarta Tamarin, Jakarta Pusat, Sabtu (14/12/2019).

BREAKING NEWS: Dua Bocah Tenggelam di Kali Bekasi Setelah Terpeleset Saat Bermain

Ia menjelaskan, saat ini terdapat 12 jenis guru yang mengajar di Indonesia.

Mulai dari guru-guru yang terdaftar sebagai pegawai negeri sipil (PNS), honorer, hingga guru sekolah swasta.

Semuanya, ungkap Didi, memiliki kesejahteraan yang berbeda-beda.

Ali Mochtar Ngabalin: Menolong Jokowi Artinya Saya Menjalankan Perintah Tuhan

Hal ini akan mempengaruhi pula kesiapan menghadapi perubahan dari UN menjadi asesmen kompentensi minimum dan survei karakter.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved