Senin, 13 April 2026

Dirut Garuda Dicopot

Pramugari Garuda Curhat Bekerja 18 Jam Tanpa Istirahat: Kami Manusia, Bukan Robot!

Keluh kesah soal jam kerja awak pesawat Garuda Indonesia muncul dari bibir seorang pramugari cantik bernama Hersanti.

Warta Kota/Andika Panduwinata
Pramugari Garuda Indonesia mengenakan seragam baru berbahan kain tenun ikat Bali bermotif Puspa Nusantara karya desainer Didiet Maulan, Kamis (17/10/2019). 

PARA pramugari curhat ke Menteri BUMN Erick Thohir. Diantaranya soal perilaku Dirut Garuda Ari Askhara yang semena-mena.

Keluh kesah soal jam kerja awak pesawat Garuda Indonesia muncul dari bibir seorang pramugari cantik bernama Hersanti.

"Saya kemarin baru terbang PP (pulang-pergi) Jakarta-Melbourne, 18 jam saya harus bekerja buka mata dan lain-lain," katanya.

Hersanti bersama pramugari Garuda curahkan isi hati mereka bersama anggota Ikatan Awak Kabin Garuda Indonesia (Ikagi) ketika melakukan pertemuan dengan Menteri BUMN Erick Thohir, Senin (9/12).

UPDATE Dirut Garuda Dipecat, Sandiaga Ono Dukung Erick tapi Sebut Jangan Bully Ari Habis-habisan

Mereka membeberkan apa yang terjadi di era kepemimpinan Dirut PT Garuda Indonesia I Gusti Ngu­­rah Askhara Danadiputra atau Ari Askhara.

Menurut Hersanti, selain jam kerja yang panjang, ia juga tidak diberi fasilitas penginapan.

Perempuan yang telah bekerja selama 30 tahun itu menjelaskan, aturan tersebut baru berlaku sejak Agustus 2019 lalu.

Aturan pramugari tak diberi fasilitas penginapan saat melayani penerbangan ke Australia baru berlaku di era Ari Askhara.

"Kami manusia, bukan robot. Sebaiknya kami diperlakukan seperti manusia, harus tidur," kata Hersanti.

UPDATE Dirut Garuda Dipecat, Sandiaga Ono Dukung Erick tapi Sebut Jangan Bully Ari Habis-habisan

Awak kabin Garu­da lainnya, Jacqueline Tuwa­nakotta, menambahkan bahwa kebijakan tersebut berdampak buruk bagi kesehatan para pramugari.

"Itu memberi dampak tidak bagus kepada awak kabin. Sekarang sudah ada delapan orang yang diopname," ujarnya.

Jacqueline mengaku bahagia mendengar kabar Menteri BUMN Erick Thohir mencopot Ari Askhara.

Karena, kata dia, di era Ari Askhara, awak kabin bekerja dalam tekanan. Jika melakukan kesalahan sedikit saja langsung dipindahtugaskan.

"Mereka (awak kabin) takut ada yang terancam. Contoh, lakukan kesalahan sedikit langsung dipindahkan ke Papua. Kemudian kesalahan yang harusnya masuk dalam pembinaan, tiba-tiba di-grounded, tidak boleh terbang," ujarnya.

Adel, pramugari Garuda lainnya, meminta kepada Erick Thohir agar menyapu bersih kroni-kroni Ari Askhara di perusahaan pelat merah tersebut.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved