Rabu, 6 Mei 2026

Ditinggal Kerja, Sawen Tidak Menyangka Lihat Rumah Utuh Terakhir Kalinya

Ditinggal Kerja, Sawen Tidak Menyangka Lihat Rumah Utuh Terakhir Kalinya. Simak selengkapnya di dalam berita ini.

Tayang:
WARTA KOTA/DESY SELVIANY
Garis polisi dipasang di lokasi asal titik api kebakaran di Kembangan Selatan Senin (9/12/2019). 

MATA Sawen berkaca-kaca saat memandangi kontrakannya yang ludes dilalap api. Sawen tidak menduga Senin (9/12/2019) pagi menjadi hari terakhirnya melihat utuh rumahnya.

Bersama beberapa warga lain, Sawen termenung melihat kontrakan petaknya yang rata dengan tanah. Matanya berkaca-kaca saat ditemui di lokasi kebakaran senin siang.

"Saya berangkat kerja tadi pagi, kerjanya gak jauh, di perumahan dekat sini, dikabarin ada kebakaran, gak taunya rumah saya sendiri," kata Sawen dengan mata berkaca-kaca.

Dewan Kota Kecamatan Senen Dorong Pemkot Promosikan Pindahnya PKL Senen ke Pasar Atom

Pantauan Wartakotalive.com rumah petak 3x3 yang ditinggali Sawen dan suaminya sudah rata dengan tanah.

Semua barang seperti lemari es dan meja hanya tersisa puing-puing.

Selain Sawen, warga lain yang menjadi korban kebakaran juga meratapi tempat tinggal mereka yang dilalap api. Mereka umumnya tidak berani menyentuh garis kuning yang dipasang polisi di tempat yang diduga menjadi pusat titik api.

Pusat titik api persis berada di samping kontrakan milik Sawen. Menurut penuturan warga yang rumahnya turut terbakar, api diduga berasal dari korsleting listrik di rumah salah satu warga yang saat kejadian sedang tidak berada di rumah.

"Dugaan dari korsleting listrik karena sebelum api besar itu, ada bau kabel terbakar," kata Karsidi, salah satu warga yang rumahnya terbakar, Senin (9/12/2019).

Karsidi mengatakan, menurut informasi, api tersebut berasal dari korsleting listrik dari lemari es di rumah yang ditempati warga bernama Yati.

Pangsa Pasar Sangat Menjanjikan, Ideal System Indonesia Buka Kantor Baru di Jakarta

Saat ini Yati pun tengah dimintai keterangan oleh polisi.

"Informasinya dari rumah yang ada di tengah (Yati). Waktu kejadiannya emang rumah pada kosong. Ada yang lagi kerja, nah kalau ibu Yati itu informasinya dia lagi momong cucunya," katanya.

Ada 1 rumah tinggal dan 2 rumah kontrakan semi permanen yang terbakar akibat insiden tersebut.

Akibat kebakaran ini, sedikitnya 8 jiwa harus kehilangan tempat tinggalnya. Mereka pun terpaksa mengungsi ke rumah kerabatnya yang tinggal tak jauh dari lokasi kebakaran.

Diketahui Diberitakan Wartakotalive.com sebelumnya beberapa kontrakan petak di Kembangan Jakarta Barat terbakar Senin (9/12/2019) pagi. Sebanyak 10 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk padamkan api.

"Iya betul ada kebakaran rumah semi permanen di Jalan Kembang Abadi Utama, terima kabar Pukul 08.20 WIB," kata Kasie Ops Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Barat, Eko Suroso dihubungi melalui sambungan telepon Senin (9/12/2019).

Hati-hati, Terobesi Makanan Sehat Bisa Menderita Gangguan Makan, Kenali Gejala Orthorexia

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved