Prakiraan Cuaca

Cuaca Kamis 5 Desember 2019 Hujan Guyur Jakpus, Jaksel, dan Jaktim Siang Nanti Diikuti Bodetabek

Wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur diguyur hujan pada Kamis (5/12) siang nanti dan wilayah Jakarta lainnya cerah berawan

Cuaca Kamis 5 Desember 2019 Hujan Guyur Jakpus, Jaksel, dan Jaktim Siang Nanti Diikuti Bodetabek
pegipegi.com
Cuaca Kamis 5 Desember 2019 Hujan Guyur Jakpus, Jaksel, dan Jaktim Siang Nanti Diikuti Bodetabek 

Mereka bertugas mengeruk endapan lumpur dan sampah yang ada di saluran air maupun sungai dan kali, sehingga potensi genangan dan banjir dapat dihindari.

Kepala SDA DKI Jakarta Juaini mengatakan, pengerahan mereka sebagai tindak lanjut penandatangan Pakta Integritas yang sudah dilakukan di lima wilayah kota bersama para wali kota, kepala suku dinas (Kasudin) SDA, serta Kasudin Bina Marga beberapa waktu lalu. Pakta integritas itu, kata dia, berisi zero genangan.

 VIDEO: Serius Maju Pilgub Sulteng, Pasha Ungu Klaim Dapat Dukungan Sejumlah Parpol

“Itu harus kami antisipasi. Salah satunya menyiapkan petugas sebagai garda terdepan mengatasi genangan,” kata Juaini saat dihubungi wartawan pada Minggu (1/12/2019).

Juaini mengatakan, mereka juga harus memastikan semua mulut dan tali air di seluruh jalan tidak tersumbat.

Dia menilai salah satu penyebab genangan di lokasi rawan genangan yaitu tersumbatnya mulut dan tali air.

Mereka juga harus siap ketika langit sudah mulai mendung, sebagai tanda akan turun hujan.

Khususnya di jalan strategis yang menjadi fokus penanganan seperti di kawasan pemerintahan, perbelanjaan, bisnis atau objek vital lainnya.

“Kami tidak ingin genangan itu masuk ke objek vital yang berimplikasi pada roda perekonomian dan pemerintahan,” jelasnya.

 VIDEO: Cerita Titi DJ Soal Anaknya Stephanie Poetri Berkarier Musik di Amerika Serikat

Untuk menangani genangan maupun banjir pada musim hujan, Dinas SDA Provinsi DKI Jakarta juga telah mempersiapkan beragam teknologi mutakhir, antara lain pompa mobile sejumlah 133 unit dengan kapasitas 28,512 m3/dt, pompa stationer sejumlah 457 unit di 165 lokasi dengan kapasitas 489,01 m3/dt, pintu air 231 unit, ekskavator amphibi untuk pengerukan waduk, mesin penyedot lumpur di saluran drainase, AWLR (Automatic Water Level Recorder) di 21 lokasi, serta CCTV Online sejumlah 103 unit.

“Mereka juga dibekali dengan 260 alat berat dan kendaraan dump truck sebanyak 461 unit,” katanya.

Halaman
1234
Penulis: Andy Pribadi
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved