Reuni 212

Santri Asal Purwakarta Disuruh Ustadz dan Orangtua Ikut Aksi Baru Tahu Reuni 212 Bela Habib Rizieq

dirinya mulai mengetahui maksud dan tujuannya datang ke Jakarta yakni meminta pemerintah Indonesia untuk tidak menjegal Habib Rizieq pulang.

Santri Asal Purwakarta Disuruh Ustadz dan Orangtua Ikut Aksi Baru Tahu Reuni 212 Bela Habib Rizieq
Mereka nampak berombongan dengan memakai jubah putih dengan sorban yang melekat di lehernya.
Mereka nampak berombongan memakai jubah putih dengan sorban yang melekat di lehernya. 

Menurutnya, selama berada di Monas mereka mendapatkan persediaan makanan dan tempat alas tidur untuk beristirahat.

"Jadi, kami bersyukur rezeki gak kemana, buktinya kami bisa makan gratis dan segalanya disediakan oleh panitia," jelas dia

Di balik ikut serta dalam acara reuni 212 ini, ia dan sejumlah rekannya banyak awalnya yang tak mau datang ke Jakarta lantaran lokasi yang sangat jauh.

Namun, oleh karena memang ia dan rekannya terus didorong oleh ustadz di pesantrennya dan orangtuanya untuk mengikuti acara 212 hingga akhirnya mereka terpaksa ke ibu kota.

Rizki sendiri datang ke Jakarta hanya bermodalkan seadanya dengan uang Rp 50.000 yang didapat dari pemberian orangtuanya. 

Dia merasa, tujuan datang ke Monas awalnya tak tahu.

Dua Peristiwa Kebakaran Terjadi Hanya Berselang Satu Jam Terjadi Dampak Korsleting Arus Listrik

Akan tetapi, orangtuanya meminta untuk berjihad menjadi mujahid bersama dalam reuni 212 itu.

Selama berada di lokasi reuni 212, dirinya mulai mengetahui maksud dan tujuannya datang ke Jakarta yakni meminta pemerintah Indonesia untuk tidak menjegal pulang Pemimpin Front Pembela Islam Rizieq Shihab dari Arab Saudi.

"Dari dalam hati, kita ada namanya kecintaan terhadap para imam dan para ulama namun para junjungan kita seperti Imam Habib Rizieq tak dihargai oleh pemerintah," tegasnya.

"Jadi, saya sebagai umat islam tak terima karena tak menghargai imam kami maka dari itu kami siap untuk membela imam besar kami," kata dia.

Santri disuruh ikut aksi oleh ustadz dan orangtuanya
Santri disuruh ikut aksi oleh ustadz dan orangtuanya (Warta Kota/Luthfi Khairul Fikri)
Halaman
123
Penulis: Luthfi Khairul Fikri
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved