Saut Situmorang Bakal Jadi Intelijen Lagi Setelah Tuntaskan Tugas di KPK

SAUT Situmorang menyatakan bakal kembali menjadi intelijen, setelah melepas jabatan Wakil Ketua KPK pada 21 Desember 2019.

Editor: Yaspen Martinus
Kompas.com/Robertus Belarminus
WAKIL Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang (kanan) dan Wakil Ketua KPK Alexander Marwata (kiri) di gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Rabu (16/8/2017). 

SAUT Situmorang menyatakan bakal kembali menjadi intelijen, setelah melepas jabatan Wakil Ketua KPK pada 21 Desember 2019.

Di sisa masa jabatannya, ia akan konsisten sebagai penegak hukum.

"Sampai tanggal 21 Desember nanti itu saya penegak hukum."

FPI Bilang Cuma Bakal Tak Dapat Dana dari Pemerintah Jika SKT Tak Terbit, Organisasinya Tetap Eksis

"Saya bukan intelijen, tapi nanti di tanggal 21 ke sana mungkin saya akan jadi intelijen," ungkap Saut Situmorang dalam rapat kerja Komisi III di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (27/11/2019).

Menurutnya, ketika menjabat sebagai pimpinan KPK yang notabene penegak hukum, mereka tidak boleh bersikap abu-abu.

Sikap hitam atau putih harus diputuskan untuk memberikan kepastian hukum.

KPK Merasa Tidak Pernah Dibantu Komisi III DPR, tapi Malah Dimarahi Terus

Tapi lain cerita jika jabatan tersebut sudah ditanggalkan. Karena, kata dia, perubahan-perubahan semacam ini wajar terjadi seiring berjalannya waktu.

"Ketika saya jadi penegak hukum, saya enggak boleh abu-abu. Tapi nanti mungkin akan lain lagi."

"Hidup itu kan ruang dan waktu, di mana dan kapan ada seperti itu."

Permintaan Laode M Syarif Cs kepada Komisi III DPR: Tolong Jaga KPK

"Jadi sekali lagi saya mohon maaf kalau out of spoken," tuturnya.

Dalam rapat kerja terakhir bersama Komisi III, Saut Situmorang mengutarakan pesan-pesan terakhirnya setelah empat tahun menjabat pimpinan KPK.

Satu hal yang ia soroti adalah sikap skeptis atau kurang percaya dari sejumlah pihak luar, soal Undang-undang KPK terbaru.

Menteri Agama Fachrul Razi: Saya yang Dorong FPI Diberikan Izin Lagi

Tapi, ia meyakinkan mereka yang ragu dengan mengatakan terlepas dari adanya aturan baru, KPK akan tetap menelurkan keseimbangan pemberantasan korupsi.

"Dengan mengatakan bahwa value di KPK itu nanti akan menghasilkan balances, mengupayakan untuk memberantas korupsi," papar Saut Situmorang.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved