Berita Duka
Keterangan Resmi Keluarga Mengungkap Ciputra Berpulang dengan Tenang karena Faktor Usia
Semasa menjalani perawatan di Singapura, mendiang kerap berkomunikasi baik dengannya maupun sanak keluarga lainnya.
Putri pertama mendiang Ciputra, Rina Ciputra Sastrawinata mengatakan, ayahandanya meninggal dunia tidak karena menderita penyakit, melainkan atas dasar dari usianya yang telah menua.
Hal ini disampaikan Rina dalam konferensi pers yang berlangsung di Ciputra Artpreneur, Gedung Ciputra World 1, Kuningan, Jakarta Selatan.
"Ayah saya karena usianya 88 tahun, jadi meninggal karena usianya," kata Rina, Jakarta Selatan, Kamis (28/11/2019).
Rina menjelaskan, semasa menjalani perawatan di Singapura, mendiang kerap berkomunikasi baik dengannya maupun sanak keluarga lainnya.
• Kata Putri Pertama Terkait dengan Pendiri Ciputra Grup Yakni Ir Ciputra yang Meninggal Dunia
Menurutnya, tak ada pesan khusus yang disampaikan oleh sang ayah kepada keluarga, melainkan pembicaraan motivasi seperti semasa hidup Ir. Ciputra.
"Tidak ada pesan-pesan terakhir. Dua hari sebelum meninggal masih bisa komunikasi dan berbicara seperti biasanya," katanya.
Kabar duka meninggalnya Ir. Ciputra selaku pendiri Ciputra Grup datang dari pihak keluarga almarhum.
Putri pertama almarhum, Rina Ciputra Sastrawinata menyampaikan, almarhum Ir. Ciputra, meninggal dunia dalam usia 88 tahun di Singapura pada pukul 01.05 WIB.
"Kami sangat kehilangan sosok ayah, kakek, dan pimpinan yang menjadi suri teladan bagi keluarga dan keluarga besar dari Grup Ciputra," ucap Rina kepada wartawan, Jakarta Selatan, Rabu (27/11/2019).
Konferensi pers tentang meninggalnya Ir Ciputra diselenggarakan di Ciputra Artpreneur, Kuningan, Jakarta Selatan oleh keluarga dan manajemen Ciputra Grup.
• Rusa Kelaparan Ditemukan Mati dengan 7 Kg Sampah yang Memicu Kecaman Aktivis Lingkungan dan Warganet
Sebelumnya, diberitakan, sebuah kabar duka datang dari keluarga besar Ciputra Grup.
Salah satu Founder Grup Ciputra, Ir. Ciputra telah berpulang pada Rabu (27/11/2019) pukul 01.05 WIB di Singapura.
Hal ini tentu meninggalkan duka mendalam bagi keluarga mendiang Ir Ciputra, seperti apa yang dirasakan oleh putri pertama Ciputra, Rina Ciputra Sastrawinata.
"Kami sangat kehilangan sosok ayah, kakek, dan pimpinan yang menjadi suri teladan bagi keluarga dan keluarga besar dari Grup Ciputra," ucap Rina kepada wartawan, Jakarta Selatan, Rabu (27/11/2019).
Rina menuturkan, semasa hidupnya, mendiang dikenal sebagai sosok pekerja keras, sederhana, dan sangat entrepreneurial.
Almarhum selalu menekankan kepada keluarganya untuk mengutamakan kejujuran dan integritas yang kemudian diterapkan dalam menjalankan bisnis Grup Ciputra yakni berdasarkan tiga pilar filosofi yaitu integritas, profesionalisme dan entrepreneurship.
• Delapan Kecamatan di Kabupaten Bekasi Rawan Banjir karena Lokasinya Berada di Dekat Aliran Sungai
Almarhum juga bercita-cita untuk dapat menciptakan lebih banyak entrepreneur di Indonesia, yakni generasi muda yang mampu menciptakan lapangan pekerjaan bagi dirinya sendiri dengan cara mengubah sampah dan rongsokan menjadi emas.
"Alm. Bapak Ciputra meninggal dunia setelah mendapat perawatan akibat sakit yang dideritanya di Singapura. Pihak keluarga saat ini sedang dalam proses untuk memulangkan jenazah almarhum dari Singapura," kata Rina.
• Satlantas Polresta Depok Nilai ERP di Jalan Margonda Tidak Tepat dan Sebelum Ini Ramai Ditolak Warga
Adapun, almarhum meninggal dalam usia 88 tahun. Almarhum merupakan anak bungsu dari tujuh bersaudara, lahir di Parigi, 24 Agustus 1931 dari keluarga sederhana.
Dalam usia 12 tahun, almarhum sudah harus mandiri, setelah ayahnya ditangkap oleh tentara penjajah. Almarhum Ciputra meninggalkan istri, 4 anak, 4 menantu, 10 cucu, 4 cucu menantu, dan 7 cicit.
Semasa hidupnya, almarhum turut pula mendapatkan penghargaan dari Presiden Republik Indonesia antara lain Tanda Kehormatan Satyalencana dalam bidang Pembangunan, Tanda Kehormatan Satyalencana Kebaktian Sosial, dan Tanda Kehormatan Satyalencana Pembangunan dalam Pengembangan KUD & Pengusaha Kecil.
Secara keseluruhan, Alm. Bapak Ciputra menerima lebih dari 80 penghargaan dari berbagai institusi nasional dan internasional lainnya.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sekaligus doa kepada beliau dan keluarga," kata CEO Grup Ciputra, Candra Ciputra.
