Kecelakaan

Tragedi Saat Warga Bojong Gede Tewas Seketika Akibat Tertabrak Kereta KRL Saat Jalan di Perlintasan

Dari KTP-nya, korban diketahui merupakan warga Kampung Kelapa, RT 04/04, Desa Pabuaran, Bojong Gede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Warta Kota/Rizki Amana
Ilustrasi korban yang tertabrak KRL. 

Seorang wanita, Yulian Ismaniah (30) tewas tertabrak KRL Commuter Line di Jalan Raya Citayam, dekat Stasiun Citayam pada Selasa (26/11/2019) sekitar pukul 15.15.

Dari KTP-nya, korban diketahui merupakan warga Kampung Kelapa RT 04/04, Desa Pabuaran, Bojong Gede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kapolsek Bojong Gede, Kompol Supriyadi mengatakan, korban sedang berjalan di rel perlintasan itu seketika langsung tertabrak KA 1136 Jurusan Jakarta -Bogor.

"Korban sudah diberitahu warga jika ada kereta tapi tak mendengar, kemudian kereta menyambar dengan cepat dan korban langsung meninggal di lokasi," kata Supriyadi saat dihubungi wartawan, Selasa (26/11/2019).

Pengemudi Mobil Melakukan Tabrak Lari Saat Bersama Selingkuhan Jadi Sasaran Amuk Massa di Jagakarsa

Pihak kepolisian pun dikatakan Supriyadi langsung menghubungi ambulans dan korban segera dilarikan ke RS PMI Bogor.

"Kemudian, anggota polisi langsung mengabarkan ke pihak keluarga korban, perkara ini tangani Satlantas Polres Depok," kata Supriyadi.

Sementara itu, sebelumnya, diberitakan bahwa Kapolsek Jagakarsa, Kompol Harsono telah membenarkan adanya insiden pengrusakan mobil oleh beberapa warga di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Harsono menjelaskan, pengrusakan disertai pengeroyokan adalah terjadi sebagai akibat pengemudi mobil adalah pelaku yang nekad menabrak beberapa pengedara motor dan mobil, yang menghalau lajunya.

Pelaku penabrakan diketahui berinisal AM (29) sedang mengendarai mobil Avanza berwarna hitam berplat nomor B 2718 TZU.

AM (29) melakukan aksi nekadnya itu karena perselingkuhannya dengan seorang perempuan berinisial MF (39), yang telah memiliki lima anak dan seorang suami.

Sang suami S (44) yang mendapati istrinya pergi dengan lelaki lain berusaha mengejarnya dan memberhentikan laju mobil dengan mengejarnya dengan menggunakan sepeda motor yang dipalang di depan mobil pelaku.

Namun, AM bersama tiga teman laki-lakinya enggan memberhentikan laju mobil hingga menerobos jalan dengan ugal-ugalan.

"Jadi itu menyerempet motor korban, suaminya perempuan. Nyerempet lagi motor, nyerempet lagi mobil taksi," ucap Harsono saat dikonfirmasi, Jakarta Selatan, Selasa (26/11/2019).

 Kendaraan Baracuda Juga Menabrak Pengemudi Ojol yang Mencari Penumpang Hingga Tak Bisa Bekerja Lagi

Alhasil percobaan pelarian pelaku berhasil dihentikan dan langsung menjadi bulan-bulanan warga sekitar maupun pengguna jalan yang melintasi kawasan Jalan Moch Khafi II, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Adapun kejadian berawal dari adanya aksi perseligkuhan yang dilakukan AM dan MF yang dipergoki oleh sang suami MF.

"Jadi, mobil itu diduga membawa istri orang, jadi suaminya mengejar," katanya.

 Mobil yang Menabrak Pohon dan Kemudian Masuk ke dalam Selokan Sedang Melaju dalam Keadaan Kencang

Sementara itu, sebelumnya, Public Relations Manager Grab Indonesia, Andre Sebastian mengatakan, pihaknya sangat menyesalkan dan berduka cita atas insiden tabrak lari yang membuat dua orang pengguna Grab Wheel tewas.

Pihaknya telah menerima informasi terkait terjadinya kecelakaan yang terjadi pada hari Minggu dini hari lalu.

"Berdasarkan hasil penelusuran kami 4 pengguna Grab Wheels cedera dan 2 pengguna meninggal dunia akibat tabrakan dari sebuah mobil yang terjadi di jalan sekitar area Senayan."

"Segenap manajemen Grab menyesali kejadian ini dan turut berduka cita bagi keluarga dan rekan yang ditinggalkan," kata Andre dalam keterangan yang diterima Wartakotalive.com, Rabu (13/11/2019).

 Marion Jola Tampil Memeriahkan Anniversary ke 6 Mal Grand Galaxy Park Bekasi pada Malam Minggu Ini

Pihaknya mengaku telah menghubungi pihak keluarga pengguna dan prioritas Grab, saat ini, adalah memberikan dukungan penuh dan bantuan yang dibutuhkan oleh pengguna dan keluarganya.

"Grab berkomitmen untuk terus meningkatkan keamanan penggunaan GrabWheels melalui edukasi kepada pengguna dan bekerja sama dengan pihak terkait dalam upaya menjaga keselamatan," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan dua orang penguna grab wheel tewas usai mengalami insiden tabrak lari di kawasan Senayan pada pukul 01.00 WIB dini hari.

Korban yang bersama 4 rekannya ditabrak oleh kendaraan dari belakang, naasnya dua orang mengalami luka berat dan pendarahan hebat, hingga mengakibatkan dua orang penguna grab wheel itu tidak bisa diselamatkan.

 Keberadaan Union SPACE Menjadi Inkubator untuk Ribuan Start Up Muda Indonesia Berkreasi

Sebelumnya, CEO of Grab Wheels, TJ Tham angkat bicara terkait adanya pengguna transportasi berbasis sekuter listrik itu yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat pada Minggu (10/11/2019) dini hari.

TJ Tham mengatakan, pihaknya siap memberikan bantuan dan duiungan penuh terhadap keluarga korban meninggal dunia dan korban lain, yang mengalami luka-kuka akibat insiden tabrakan tersebut.

"Kami telah menghubungi pihak keluarga pengguna dan prioritas kami saat ini adalah memberikan dukungan penuh dan bantuan yang dibutuhkan oleh pengguna dan keluarganya," ucap TJ Tham saat dikonfirmasi, Jakarta Selatan, Rabu (13/11/2019).

Ilustrasi skuter listrik GrabWheels.
Ilustrasi skuter listrik GrabWheels. (Dok Angkasa Pura II)

 Otoritas Dishub DKI Melarang Pengguna Grab Wheel Melintasi Jembatan Penyeberangan Orang

Menurutnya, Grab bakal melakukan upaya edukasi keselamatan bagi para pengguna transportasi sekuter itu dan bersinergi dengan beberapa lembaga terkait lainnya.

Hal itu dikatakannya, demi menghindari kecelakaan serupa hingga menimbulkan korban jiwa.

"Grab berkomitmen untuk terus meningkatkan keamanan penggunaan GrabWheels melalui edukasi kepada pengguna dan bekerja sama dengan pihak terkait dalam upaya menjaga keselamatan," jelasnya.

 Warga Menyesalkan Uji Coba Jalan Inspeksi Pantai Indah Timur Dilakukan karena Penolakan Tak Digubris

Sebelumnya, enam pengguna sekuter listrik GrabWheels menjadi korban penabrakan oleh kendaraan mobil jenis sedan Toyota Camry di bilangan GBK, Jakarta Pusat.

Adapun dua korban bernama Ammar (18) dan Wisnu (18) tak dapat diselamatkan nyawanya akibat luka kritis yang dialaminya.

Satu korban lainnya bernama Bagus turut mengalami luka parah dibagian tangan. Sedangkan, ketiga korban lainya hanya mengalami luka ringan. 

 Gelombang Karyawan D Cost Sea Food Melakukan Unjuk Rasa Menolak Kebijakan PHK yang Dilakukan

Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved