Transportasi

Otoritas Dishub DKI Melarang Pengguna Grab Wheel Melintasi Jembatan Penyeberangan Orang

Syafrin Liputo mengatakan, mereka akan menyiapkan regulasi bagi pengguna Grab Wheel.

Otoritas Dishub DKI Melarang Pengguna Grab Wheel Melintasi Jembatan Penyeberangan Orang
Istimewa
Ilustrasi penggunaan skuter Listrik Grab Wheels 

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan, mereka akan menyiapkan regulasi bagi penguna Grab Wheel.

Nantinya, ada lokasi-lokasi tidak dibolehkan mengunakan skuter listrik itu.

Hal ini menyusul maraknya pengguna skuter listrik melintasi area trotoar maupun JPO, yang baru-baru ini, menjadi perbincangan di media sosial.

Langkah ini dilakukan agar tidak mengganggu kenyamanan para pejalan kaki.

Nenek Sakinah Tidak Bisa Lagi Berjualan Sayur Seperti Sebelumnya Sebagai Akibat Disiram Cairan Kimia

Untuk itu, Dinas Perhubungan DKI Jakarta akan segera melakukan pemanggilan kepada Grab terkait rencana regulasi itu agar penguna skuter listrik itu tetap teratur dan tertib.

"Untuk otopet sedang kita siapkan regulasinya tapi kemarin siang kita sudah panggil Grab kita sudah diskusi terkait itu," kata Syafrin Liputo, Selasa (12/11/2019).

Dalam pertemuan itu, dikatakan Syafrin, pihaknya telah menyampaikan tempat-tempat yang dilarang untuk dilintasi skuter listrik ini.

Analisis Ekonom Rizal Ramli Pertumbuhan Ekonomi Diprediksi Hanya 4 Persen Jika Tidak Ubah Kebijakan

Di mana di antaranya beroperasi di trotoar dan JPO, bahkan pihaknya juga akan melarang Grabwheel beroperasi saat Car Free Day.

"Otopet tidak boleh ada di trotoar karena itu menganggu pejalan kaki."

"Kemudian, dia ga boleh beroperasi di JPO, bahkan kita larang beroperasi di HBKB atau Car Free Day (CFD)," katanya.

Ustadz Adi Hidayat Mengungkap Hukum Melarang Maulid Jawab yang Benar Maulid Nabi atau Maulud Nabi

Pasien Kelas I BPJS Langsung Niat Berhenti karena Jika Iuran Naik 100 Persen Harus Bayar Rp 800 Ribu

Terungkap Keanehan Ikan Berwajah Manusia Tertangkap Kamera Tampak di Danau Bukti Manusia Ikan Ada?

Menurut Syafri,  dalam regulasi yang akan dibentuk nanti, skuter listrik hanya dapat beroperasi di jalur sepeda dan juga disekitaran komplek Stadion Gelora Bung Karno, Senayan.

Rencananya, regulasi ini akan selesai pada awal bulan Desember mendatang.

"Jadi mereka kalau mau beroperasi di GBK gak apa-apa."

"Silakan mereka beroperasi di dalam situ. Kita harapkan bulan depan regulasi sudah selesai. Saat ini kami sedang bahas dulu," ucapnya.

Terjawab Fakta Masinis KA Dianggap Parkir di Perlintasan yang Viral Ternyata Bukan Lagi Beli Minuman

Seorang Bapak Ambruk dan Tewas Saat Bertaruh Melahap 50 Butir Telur Demi Taruhan Senilai Rp 361 Ribu

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved