Sabtu, 30 Mei 2026

Pasar Uang

Tahun Depan Rupiah Masih Seperti Rollercoaster

Bila dihitung sejak awal tahun, kurs rupiah menguat 2,12 persen terhadap dollar Amerika Serikat (AS).

Tayang:
thinkstockphotos
Ilustrasi. 

Ekonom Standard Chartered, Aldian Taloputra, menilai, perkembangan terkait pembahasan keluarnya Inggris dari Uni Eropa atawa Brexit yang positif bisa menahan pelemahan rupiah.

"Potensi no-deal Brexit menurun," kata dia.

Orang Terkaya di Dunia, Jeff Bezos Sumbang Rp 1,37 Triliun untuk Bantu Tuna Wisma

Di samping itu, data-data ekonomi Indonesia yang dirilis belakangan cukup positif.

Aldian menilai neraca perdagangan Indonesia saat ini masih dalam kondisi baik.

Ini diharapkan bisa membuat arus modal asing kembali masuk ke dalam negeri dan mendorong penguatan rupiah.

Aldian memprediksi, nilai tukar rupiah bahkan bisa mencapai level Rp 13.900 per dollar AS di akhir tahun ini.

Sementara hitungan Enrico lebih optimistis.

Bursa Efek Indonesia Mencatat 16 Saham Bergerak di Luar Kebiasaan Selama Bulan Ini

Ia memprediksi di akhir tahun ini kurs rupiah akan berada di kisaran Rp 14.300 per dollar AS.

Kurs rupiah masih berpotensi melemah tahun depan.

Hitungan Enrico, kurs rupiah bisa berada di kisaran Rp 14.400 per dollar AS di kuartal I-2020 dan melemah hingga Rp 14.500 di kuartal dua atau kuartal tiga tahun depan.

Tapi, Enrico masih melihat peluang rupiah menguat.

"Kalau investor terus membeli negative yield asset, itu berpotensi menarik capital inflows ke Tanah Air dan berpotensi membalikkan tren pelemahan," katanya.

Pesta Diskon 11.11, Orang Indonesia Rata-rata Menghabiskan Rp 300.000-an

Berita ini sudah diunggah di Kontan dengan judul 2020, Rupiah Masih Seperti Rollercoaster

Sumber: Kontan
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved