Tender Rusun
Dinas Perumahan Dinilai Hambat Pembangunan Rusun Triliunan Rupiah di Jakarta
Dinas Perumahan Dinilai Hambat Pembangunan Rusun Triliunan Rupiah di Jakarta. Simak selengkapnya dalam berita ini.
DINAS Perumahan dan Pemukiman Pemprov DKI Jakarta (dinas perumahan) dinilai menghambat pembangunan rumah susun (Rusun) bernilai triliunan rupiah di Jakarta.
Total terdapat 10 paket proyek pembangunan Rusun di Jakarta pada tahun anggaran 2019.
Nilai total 10 paket proyek tersebut mencapai Rp 2,4 triliun.
• Warga Eks Bongkaran Sunter Menolak Pindah ke Rusun Marunda, Ini Alasannya
Berdasarkan laman LPSE DKI Jakarta, dinas perumahan baru menetapkan 6 pemenang tender dari total 10 paket.
Namun, berdasarkan informasi yang beredar dari kalangan penyedia atau kontraktor, dinas perumahan baru memberikan surat penunjukan penyedia barang/jasa (SPPBJ) ke 4 pemenang saja..
Dinas perumahan belum memberikan SPPBJ kepada 2 pemenang lainnya.
Selain itu, 4 paket tender juga belum ditetapkan pemenangnya oleh dinas perumahan.
• Pernah Gagal Bunuh Diri, Artis Cantik Korea Goo Hara Ditemukan Meninggal di Rumahnya
4 paket proyek pembangunan Rusun yang belum ditetapkan pemenangnya, antara lain :
A. Pelaksanaan Fisik Pembangunan Rumah Susun Pulo Jahe, Kel. Jatinegara, Kec. Cakung, Jakarta Timur (Rp 294,2 miliar).
B. Pelaksanaan Fisik Pembangunan Rumah Susun PIK Pulo Gadung Tahap II (Rp 527,2 miliar).
C. Pelaksanaan Fisik Pembangunan Rumah Susun Cakung Barat (3 Tower) - Rp 225,1 miliar.
D. Pelaksanaan Fisik Pembangunan Rumah Susun PIK Pulo Gadung (Rp 263,4 miliar).
• Cuaca Hari Ini, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur Diguyur Hujan Siang Nanti
Berdasarkan laman LPSE DKI Jakarta, Penetapan pemenang 4 paket tender terlihat terus diundur.
Seharusnya penetapan dan pengumuman pemenang sudah dilakukan sejak 5 dan 6 November 2019.
Tapi sampai Jumat (22/11/2019), dinas perumahan belum juga menetapkan pemenang tender untuk 4 paket tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/rusunawa-pasar-rumput.jpg)