Breaking News:

Penertiban Bangunan Liar

Warga Eks Bongkaran Sunter Menolak Pindah ke Rusun Marunda, Ini Alasannya

Kuswati beralasan, lokasi yang digusur oleh petugas merupakan lapak-lapak tempat usaha mereka selama ini selain menjadikannya sebagai tempat tinggal.

Penulis: Junianto Hamonangan | Editor:
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Bangunan liar di Jalan Agung Perkasa VIII, Tanjung Priok, Jakarta Utara, dibongkar, Jumat (15/11/2019). 

Pembongkaran bangunan liar di Jalan Agung Perkasa VIII, Tanjung Priok, Jakarta Utara, masih menyisakan masalah pelik.

Warga tempat tinggal dan tempat usahanya dibongkar paksa aparat Pemerintah Kota Jakarta Utara, merasa menjadi korban kebijakan pemerintah.

Seorang warga, Hasan Basri (53), menceritakan tidak ada perwakilan Pemerintah Kota Jakarta Utara datang bertemu mereka sebelum pembongkaran.

Menurut Hasan, isu pembongkaran merebak pada bulan Oktober seusai salah satu rumah dilanda kebakaran.

Namun isu itu meredup setelah warga melakukan demo penolakan rencana tersebut.

Ketika isu pembongkaran mereda, tidak ada perwakilan pemerintah datang untuk berdialog.

Petugas baru datang ke lokasi ketika melakukan pembongkaran pada 14 November lalu.

"Tahu-tahu pas penggusuran datang campuran Polisi, Satpol PP dan TNI juga," ucap Hasan, Senin (18/11/2019).

Menolak Dipindah ke Rusun

Warga lainnya, Kuswati (52), menegaskan warga setempat akan menolak apabila mendapat penawaran untuk tinggal dan menetap di rumah susun sewa milik Pemprov DKI.

Kuswati beralasan, lokasi yang digusur oleh petugas merupakan lapak-lapak tempat usaha mereka selama ini selain menjadikannya sebagai tempat tinggal.

"Kita kan nggak cuma butuh tempat tinggal, tapi tempat usaha juga. Kalau tinggal di sana (rusun) pendapatan dari mana?," kata Kuswati.

Walikota Jakarta Utara Sigit Wijatmoko mengatakan, pihaknya telah menawarkan kepada warga terdampak untuk relokasi ke Rusun Marunda.

Namun usulan itu mendapat penolakan dari warga. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved