Breaking News:

Kasus Investasi Qnet

Website Qnet Diduga Dirancang Untuk Praktek Penipuan Lintas Negara

Website Qnet Diduga Dirancang Untuk Praktek Penipuan Lintas Negara. Simak selengkapnya.

WARTA KOTA/THEO YONATHAN SIMON LATURIUW
Penetapan 14 Tersangka Qnet, Senin (4/11/2019). 

Namun uang itu ternyata tidak ada dalam daftar barang bukti penyidik Polres Lumajang. 

Sehingga seolah-olah penyidik Polres Lumajang telah menggelapkan uang dengan jumlah sekitar senilai Rp 50 juta tersebut.

Kapolres Lumajang, AKBP Muhammad Arsal Sahban, mengatakan, dalam persidangan SY sempat dicecar terkait segepok uang yang diperkirakan berjumlah Rp 50 juta tersebut. 

Saat dicecar soal apakah SY melihat penyidik mengambil uang itu, ujar Arsal, SY justru kelihatan kebingungan dan mengatakan hanya mendapat informasi dari orang lain saja. 

“Saksi yang kami duga memberikan kesaksian palsu di sidang pengadilan pada saat pra peradilan kasus QNet akan kami sidik. Sebab memberikan kesaksian palsu dibawah sumpah diancam 7 tahun penjara” tegas Arsal yang menyelesaikan gelar S3 di Universitas Padjajaran Kota Bandung.

Rizal Ramli Tak Mau Ahok Jadi Pejabat BUMN: Dia Cuma Bisa Bikin Kehebohan, Jelekin BUMD

Menurut Arsal, pihaknya sudah memeriksa rekaman video pada saat penggeledahan di rumah tersangka Karyadi, dan dapat membuktikan bahwa tidak ada segepok uang di dalam brankas. 

"Apalagi saat itu brankas dalam keadaan terbuka sehingga kami dapat yakinkan bahwa keterangan yang diberikan oleh bapak Supriyanto selaku kepala dusun Singgahan adalah keterangan palsu” ujar Arsal.

Arsal mengatakan kini pihaknya sudah memanggil SY untuk dimintai keterangannya. 

“Kalau dia tidak hadir, pasti penyidik tim cobra akan mengejar yang bersangkutan untuk pertanggungjawaban ucapannya. Mungkin saja ada konspirasi dibelakangnya untuk merusak kredibilitas Tim Cobra dan juga untuk menghancurkan kontruksi penyidikan kami dalam kasus Q-NET” ujar Arsal.

Status Dihentikan

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved