Ahok Bos Pertamina

Ditentang Banyak Pihak, Pertamina Tunggu Putusan Pemegang Saham

Ditentang Banyak Pihak, Pertamina Tunggu Putusan Pemegang Saham. Simak selengkapnya dalam berita ini.

Ditentang Banyak Pihak, Pertamina Tunggu Putusan Pemegang Saham
Kompas.com/Heru Sri Kumoro
ILUSTRASI SPBU Pertamina 

PENUNJUKAN Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok BTP sebagai Komisaris Utama PT Pertamina membuat gesekan bermunculan.

Bahkan Serikat pekerja Pertamina yang menegaskan menolak Ahok menjadi bos di Pertamina.

Menanggapi pro kontra tersebut, Direktur Sumber Daya Manusia Koeshartanto PT Pertamina, ketika ditanya wartawan, menegaskan, pihaknya tidak ingin terlibat dengan adanya aksi pro kontra tersebut. Pasalnya, keputusan penempatan komisaris dan direksi BUMN menjadi ranah pemegang saham.

Cara Penularan Penyakit Hepatitis A dan Pencegahan Dini yang Bisa Anda Lakukan Setiap Saat

"Dalam hal ini kami hanya menunggu dan menghormati keputusan pemegang saham. Juga meyakini pemegang saham akan memberikan yang terbaik untuk kemajuan PT Pertamina,” ujar Koeshartanto di Jakarta, Rabu (20/11/2019).

Saat ditanya bagaimana direksi menyikap penolakan dari serikat pekerja, Koeshartanto juga menyatakan pihaknya tidak dalam posisi mendukung atau tidak mendukung.

"Saya kira selama itu dilakukan sesuai koridor hukum, dan tidak melanggarnya. Yang penting kita semua bersepakat dan berkomitmen memajukan dan menjaga Pertamina, untuk tetap dan terus memberikan kinerja terbaiknya,” kata Koes, panggilan akrab Koeshartanto.

Beri Kesempatan

Sebelumnya, Staf khusus Menteri BUMN Erick Thohir, Arya Sinulingga, meminta Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersama (FSPPB) memberi kesempatan kepada Ahok untuk membuktikan kinerjanya di perusahaan pelat merah.

Pernyataan ini merespons penolakan FSPPB terhadap Ahok yang dikabarkan bakal menempati pos Komisaris Utama di perusahaan minyak negara.

Pukuli Pengendara Mobil hingga Bonyok, Preman Pondok Aren Dicokok

"Siapa pun pemimpin kita, ya terimalah dengan baik. Apa lagi kan ini belum diuji di BUMN. Belum-belum sudah menolak," ujar Arya, Sabtu (16/11/2019).

Presiden FSPPB Arie Gumelar sebelumnya menyatakan menolak Ahok bergabung di Pertamina. Ia beralasan Ahok adalah tokoh yang kesohor kerap membuat kegaduhan.

Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved