Penganiayaan

Pukuli Pengendara Mobil hingga Bonyok, Preman Pondok Aren Dicokok

Seorang preman yang menghajar pengendara mobil, Fajri Dika (24), di bilangan Jalan Ceger Raya, Jurang Mangu Timur, Pondok Aren, Tangerang Selatan,

Pukuli Pengendara Mobil hingga Bonyok, Preman Pondok Aren Dicokok
Istimewa
Petugas mengamankan pemukulan pengendara mobil di Jalan Ceger Raya, Pondok Aren, Tangerang Selatan 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Zaki Ari Setiawan

TANGERANG, WARTA KOTA - Seorang preman yang menghajar pengendara mobil, Fajri Dika (24), di bilangan Jalan Ceger Raya, Jurang Mangu Timur, Pondok Aren, Tangerang Selatan, dicokok kepolisian.

Kapolsek Pondok Aren, Kompol Afroni Sugiarto, mengatakan, pelaku itu sesuai dengan ciri-ciri yang diberikan oleh korban.

"Sudah kita bekuk pelakunya dan cocokin dengan korbannya masih ingat," kata Afroni dikonfirmasi, Kamis (21/11/2019).

Lebih lanjut, pelaku diringkus ketika sedang duduk-duduk di pinggir jalan sekitar Petukangan Utara, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Afroni mengatakan, laporan pemukulan yang diterima pihaknya pada Senin (18/11/2019), membutuhkan waktu beberapa hari agar petugas tidak salah tangkap.

"Takut salah tangkap, makanya kita konfirmasi dulu. Kejadiannya kan malam hari," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Preman berinisial I memukuli pengendara mobil, Fajri Dika, ketika sedang melintas di Jalan Ceger Raya sekitar McDonald's pada Minggu (17/11/2019) malam.

Dari penuturan Dika, pelaku marah-marah saat korban mengklakson angkutan kota (angkot) yang sedang diberhentikan oleh pelaku dan teman-temannya.

Saat korban mulai jalan perlahan, pelaku mengaku kakinya diinjak sehingga memukul-mukul kap mobil korban dan meminta korban keluar.

Korban pun dipukuli secara membabi buta oleh pelaku yang diduga menggunakan pulpen.

"Saya sudah minta maaf, malah saya tawarin kaki saya untuk dilindas juga, tapi dia tetap marah-marah ke saya sampai dorong saya terus dipukulin," ujar Dika.

Korban pun mengalami sejumlah luka robek di bagian bibir dan kepala serta di bagian tangan dan punggungnya.

Warga sekitar juga membenarkan bahwa pelaku merupakan preman di daerah Ceger yang berani menghajar pedagang atau angkot jika tidak memberikannya uang.

Penulis: Zaki Ari Setiawan
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved