Pasar Modal

Penjelasan Bursa Efek Indonesia soal Potensi Delisting Emiten

Direktur Utama BEI, Inarno Djajadi, mengatakan agar investor lebih berhati-hati dalam berinvestasi di pasar modal.

Penjelasan Bursa Efek Indonesia soal Potensi Delisting Emiten
thinkstockphotos
Ilustrasi. 

WARTA KOTA, PALMERAH--- PT Sigmagold Inti Perkasa Tbk (dahulu berkode saham TMPI) resmi dikeluarkan dari keanggotaan Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak 11 November 2019.

TMPI didepak karena mengalami kondisi atau peristiwa yang secara signifikan berpengaruh negatif terhadap kelangsungan usaha dan sudah lebih dari dua tahun kena suspensi saham.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna Setya, mengatakan, pihaknya sudah memberikan waktu bagi perusahaan tersebut untuk melakukan pembenahan.

Nyoman juga mengatakan pihaknya telah menyampaikan kepada publik terkait kondisi perusahaan tersebut.

Racun Berbahaya dari Sampah Elektronik Mengintai Anda, Ini Dampaknya

Selain itu, BEI juga telah mengumumkan daftar direksi dan komisioner TMPI kala itu.

Tujuannya, agar terbentuk social pressure dan social control dari publik.

“Untuk perlindungan investor, kami pastikan selalu kami jaga,” kata Nyoman, Senin (18/12/2019).

Berdasarkan catatan Kontan.co.id, beberapa emiten juga akan menyusul TMPI untuk didepak dari keanggotaan Bursa.

PT Danayasa Arthatama Tbk (SCBD) misalnya, berencana menghapus pencatatan efek atau delisting sukarela.

BEI pun telah memberikan peringatan atas potensi delisting saham PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS) pada Selasa (19/11/2019).

Di Google Shopping Pebisnis Kecil Bisa Jualan Produk

Halaman
123
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved