Polisi yang Hidup Mewah dan Hedonis Dipastikan Akan Didata, Begini Alasannya
Telegram mencegah supaya tidak terjadi hal yang lebih meluas kepada aspek yang bersifat hedonis
Para pegawai negeri di lingkungan Polri juga diminta untuk bersikap antikorupsi dan menerapkan pola hidup sederhana untuk mewujudkan pegawai negeri yang profesional dan bersih.
Peraturan tersebut menunjukkan sejumlah poin pola hidup sederhana yang harus dipedomani.
• Horee Pemilu 2024 Honor Petugas KPPS Naik, Ini Kata Ketua KPU Provinsi Jabar
Di antaranya yaitu tidak menunjukkan, memakai, dan memamerkan barang-barang mewah dalam kehidupan sehari-hari, baik di kedinasan maupun di ruang publik.
Polisi juga diminta hidup sederhana di lingkungan internal Polri maupun kehidupan bermasyarakat.
Di dunia maya, polisi diminta tidak mengunggah foto dan video pada media sosial yang menunjukkan gaya hidup hedonis karena dapat menimbulkan kecemburuan sosial.
• Minibus Elf Tabrak Mobil Kebersihan di Depan Terminal Kalideres, Sopirnya Cuma Luka Ringan
Polisi juga diminta menyesuaikan norma hukum, kepatutan, dan kepantasan dengan kondisi lingkungan tempat tinggal dan menggunakan atribut Polri yang sesuai untuk penyamarataan.
Kemudian, para pimpinan, kasatwil, dan perwira diminta memberikan contoh perilaku dan sikap yang baik dengan tidak memperlihatkan gaya hidup hedonis, terutama Bhayangkari dan keluarga besar Polri.
"Akan dikenakan sanksi tegas bagi anggota Polri yang melanggar," kata Listyo.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Polri Akan Mendata Anggotanya yang Hidup Mewah dan Hedonis, Ini Alasannya,