Gempa Ambon
Kisah Bilik Asmara, Tempat Penampung Kebutuhan Pasangan Suami-Istri di Pengungsian, Kau dan Aku,Ciee
Tenda tersebut dihiasi aneka grafiti kasih sayang bergambar Jantung hati dan tulisan You and Me yang berarti “Kau dan Aku” cieeee…
Tengah populer berita narasi bilik asmara sebagai wadah pemuas kebutuhan seksual warga pengungsi gempa Ambon, Maluku.
Tak sedikit pengungsi yang mendambakan dibangunnya bilik asmara alias tempat bagi pasangan suami istri untuk berhubungan intim.
Yakni dengan tujuan untuk menjaga kejiwaan atau kondisi psikologi warga di pengungsian.
• Gadis Cantik Asal Pacitan Ini Jauh-jauh ke Cianjur untuk Belajar Pertanian Organik
Demikian terkuak seperti yang diberitakan Kompas.com dalam berita berjudul Sulitnya Pengungsi Bercinta di Lokasi Pengungsian, Sewa Penginapan hingga Minta Bilik Asmara.
Sementara itu, pernah diberitakan Pos Belitung (grup TribunAmbon.com), tempat untuk melayangkan hasrat pasutri itu pernah dibangun.
Khususnya untuk pasutri pengungsi gempa Lombok beberapa waktu lalu.
Tempat yang dinamai 'Bilik Mesra' didirikan di Dusun Pawang Busur Timur, Desa Rempek, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, yang dilakukan oleh sukarelawan bencana gempa bumi.
Pendirian 'Bilik Mesra' itu dilakukan untuk memberi ruang kepada pasangan suami isteri melakukan hubungan intim.
Gempa bumi yang melanda pulau Lombok selama satu bulan sejak 29 Juli 2018 hingga akhir Agustus ini membuat korban gempa masih bertahan di tenda tenda pengungsian.
Banyak hal yang dibutuhkan oleh para pengungsi, satu diantaranya adalah mengenai hubungan biologis suami istri.
• Anies Diprediksi Akan Ditinggalkan Partai Pendukung Terkait Anggaran DKI dan Peluang Menuju 2024
• Cucu Ketiga Jokowi atau Adik Jan Ethes Diberi Nama La Lembah Manah, Ini Artinya
• Indra Sjafri Usung Kemenangan di Laga Uji Coba Kedua Timnas U-23 Indonesia Kontra Iran U-23
Demi hubungan biologis tersebut relawan membuatkan sebuah kamar khusus yang dinamakan “Bilik Mesra” yang kegunaannya khusus untuk menyalurkan hasrat suami istri para pengungsi.
Adapun tujuannya adalah untuk menjaga sisi psikologi dan keamanan para pengungsi selama terjadinya bencana.
Dengan dibangunnya bilik mesra ini para pengungsi tidak perlu kembali ke rumah hanya untuk menunaikan kewajiban batiniahnya.
Keberadaan 'Bilik Mesra' itu terlihat dari postingan video salah seorang relawan yang diunggah oleh akun pantau.com di channel youtube, pada 31 Agutus 2018.