Bom Medan

Satu Bomber Polrestabes Medan Masih Dikejar, Mahfud MD Bilang Teroris Sekarang Muda-muda

Mahfud MD mengatakan, ada satu pelaku yang masih dalam pengejaran, terkait aksi bom bunuh di Mapolrestabes Medan, Sumatera Utara.

Satu Bomber Polrestabes Medan Masih Dikejar, Mahfud MD Bilang Teroris Sekarang Muda-muda
WA grup jurnalis
Sosok Pelaku Bom Bunuh Diri Polrestabes Medan Terekam CCTV, Pakai Jaket Ojol dan Bawa Ransel. 

MENTERI Kordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD mengatakan, ada satu pelaku yang masih dalam pengejaran, terkait aksi bom bunuh di Mapolrestabes Medan, Sumatera Utara.

"Yang satu bombernya lari dan masih pengejaran," kata Mahfud MD.

Sejauh ini, menurut Mahfud MD aksi bom bunuh diri tersebut mengakibatkan pelaku bom bunuh diri tewas, dan empat polisi, satu pegawai PHL, dan satu masyarakat tewas.

Kapolda Minta Pemerintah Pekerjakan 40 Aktivis Kampus Asal Papua di BUMN, Ini Alasannya

"Penanganan soal bom yang saat ini sudah diketahui pasti korban jiwa ada satu pelaku, dan empat aparat kita dari polisi yang satu dari orang biasa (luka-luka)," tuturnya.

Mahfud MD menuturkan, ada pergeseran pelaku teroris dulu dan kini.

Ia menyebut dahulu teroris orang dewasa, kini pelakunya anak muda, perempuan, bahkan melibatkan anak-anak.

Pastikan Pilkada Tetap Digelar Langsung, Jokowi Dinilai Tak Mungkin Khianati Panggungnya Sendiri

Hal itu diungkap Guru Besar bidang Hukum Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta ini, saat ditemui di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Rabu (13/11/2019).

"Ya pelaku terorisnya muda. Saya kemarin bilang teroris sekarang itu kualitasnya dan subjeknya bertambah."

"Dulu orang tua-tua dewasa. Sekarang ada perempuan, tiga kasus perempuan seperti di kasus Sidoarjo," ucap Mahfud MD.

BREAKING NEWS: Ledakan Diduga Bom Terjadi di Polrestabes Medan

"Ada anak-anak, yang di Sidoarjo itu anak-anak. Kasus Pak Wiranto juga melibatkan anak-anak. Lalu sekarang anak muda. Pokoknya kita harus waspada pada terorisme," lanjut mantan ketua MK ini.

Halaman
1234
document.addEventListener("DOMContentLoaded", function(event){ var cekclassread = document.getElementsByClassName("txt-article")[0]; if(cekclassread != undefined){ var content = document.getElementsByClassName("txt-article")[0].innerText; var gpt_safe = content.match(/\b(ak47|al jazeera|al qaeda|allah|Assad|bahan kimia|bencana|boikot|corona|covid-19|fatal|ganti rugi|gejala|gugur|hoax|hukuman|jokowi|kecelakaan|kejadian|keras|komplain|Kondom|kontroversi|korban|kriminal|palsu|pembunuhan|pemerkosaan|penyakit|peristiwa|pidana|polisi|porno|prabowo|racun|rasis|rasisme|seks|tersangka|viral|virus)\b/i); if(gpt_safe){ safe = 'no'; } else{ safe = 'yes'; } var keyword1 = content.match(/\b(virus|corona|pneumonia|paru-paru|karantina|demam|wabah|sesak napas|Wuhan|sesak dada|rs darurat|epidemic|pandemic|status darurat|SARS|corona virus|jangkit|covid|batuk|covid-19|MERS|penyebaran|penularan|patogen|CoV|Viruses|Korona|nCOV|isolasi diri|masker|terinfeksi|infeksi|mati|kematian|positif corona|lockdown|orang dalam pemantauan (ODP)|pasien dalam pengawasan (PDP)|suspect|sakit tenggorokan)\b/i); if (keyword1) { keyword_targetting1 = 'yes';} else { keyword_targetting1 = 'no';} }else{ safe = 'yes'; keyword_targetting1 = 'no'; } console.log('safe_branding =' + safe); googletag.pubads().setTargeting('safe_branding', safe); console.log('keyword_targetting1 =' + keyword_targetting1); googletag.pubads().setTargeting('keyword_targetting1', keyword_targetting1); });
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved