Kecelakaan di Tol Cipali

Pesan Sabrawi pada PO Sinar Jaya Menyusul Tiga Anggota Keluarga Menjadi Korban Kecelakaan Tol Cipali

Keluarga korban kecelakaan bus Sinar Jaya di Tol Cipali KM 117 menyayangkan manajemen bus yang menghapus kondektur bus.

Penulis: Desy Selviany |
Warta Kota/Desy Selviany
Suami dan bapak korban selamat kecelakaan Tol Cipali, Sabrawi di kediamannya di kawasan Duri Kepa, Jakarta Barat Kamis (14/11/2019). 

Keluarga korban kecelakaan bus Sinar Jaya di Tol Cipali KM 117 menyayangkan manajemen bus yang menghapus kondektur bus dalam perjalanan Pekalongan-Jakarta.

Sabrawi (60) meminta manajemen PO Bus Sinar Jaya menjadikan kecelakaan tersebut sebuah pelajaran.

Sabrawi merupakan Kepala Keluarga dari 3 korban luka-luka kecelakaan bus di Tol Cipali, dini hari tadi.

Bapak 3 anak itu tidak ikut dalam perjalanan keluarganya ke Pekalongan, Jawa Tengah.

Istri Sabrawi, Riyati (51) dan kedua anaknya Ratna (25) dan Hartoko (31) menjadi korban luka-luka saat hendak pulang ke Jakarta.

"Saya belum dapat kabar pasti penyebab kecelakaan, sampai saat ini masih sibuk cari kabar kesehatan istri saya," kata Sabrawi, saat dikunjungi di kediamannya kawasan Duri Kepa, Jakarta Barat, Kamis (14/11/2019).

Prilly Latuconsina Sedih Sampai Stres dan Mogok Makan karena Mendapatkan Body Shaming dari Penggemar

Namun kata Sabrawi, ia menduga kecelakaan terjadi karena supir bus yang ditumpangi istri dan anaknya mengantuk. Mengingat bus tersebut yang menabrak bus Arimbi di depannya.

Pria yang biasa pulang dan pergi ke Pekalongan Jawa Tengah itu mengaku kerap menggunakan bus tersebut setiap pulang kampung.

Belakangan kata Sabrawi bus itu sudah tidak memiliki kondektur bus untuk membantu supir.

"Jadi kasihan supir mengantuk tidak ada yang mengajak ngobrol atau membangunkan, apalagi rata-rata perjalanan hanya pagi dan malam hari," jelas Sabrawi.

Sabrawi berharap, kecelakaan tersebut bisa menjadi pelajaran untuk PO Sinar Jaya agar menghadirkan kembali kondektur bus.

Dia adalah sosok Kepala Keluarga korban luka kecelakaan tol Cipali KM 117 Sabrawi ditemui di rumahnya Kamis (14/11/2019).

PO Arimbi Sedang Memikirkan Ganjaran Sanksi untuk Awaknya Terkait dengan Kecelakaan di Tol Cipali

Selain untuk membantu membawa barang penumpang, kondektur juga disebut bisa menemani supir dalam perjalanan dini hari.

Diketahui, Kecelakaan maut terjadi di ruas tol Cipali pada Kamis (14/11/2019) dini hari, melibatkan dua unit bus, yakni bus Sinar Jaya dan bus Arimbi.

"Akibat laka lantas tersebut, kedua kendaraan bus rusak, pengemudi bus Sinar Jaya luka berat, 7 orang penumpang bus Arimbi meninggal dunia, 5 penumpang bus Arimbi Jaya Agung luka berat dan 10 orang penumpang bus Arimbi luka ringan."

"Korban dibawa ke RSUD Ciereng Subang," ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko. 

Prilly Latuconsina Merasa Tak Adil Kalau Figur Publik Dituntut untuk Sabar Saat Menghadapi Nyinyiran

Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved