Breaking News:

Bom Medan

Pengemudi Khawatir Dampak Teror Bom Bunuh Diri Polrestabes Medan karena Pelaku Pakai Jaket Ojol

Pasalnya, penggunaan atribut ojol tersebut dikhawatirkan akan membuat pengemudi lain terdeskreditkan.

Istimewa
Ilustrasi sosok pelaku bom bunuh diri Polrestabes Medan terekam CCTV, yang memakai jaket ojol dengan membawa ransel. 

Abdul (54) adalah pengemudi ojek online yang kecewa dengan pelaku peledakan bom Mapolrestabes Medan, Sumatera Utara yang mengenakan jaket ojek online (ojol).

Pasalnya, penggunaan atribut ojol tersebut dikhawatirkan akan membuat pengemudi lain terdeskreditkan.

"Kalau dibilang khawatir, ya saya jadi khawatir masyarakat mandang kita curiga setelah ini," kata Abdul ditemui di Kemanggisan, Jakarta Barat, Rabu (13/11/2019).

Sejumlah Kalangan Warga Mendatangi Kantor Kampoeng Kurma yang Malah Terpampang Pengumuman Dijual

Pascapeledakan bom di Medan, Abdul memang belum menerima orderan. Namun demikian, kejadian tersebut membuatnya minder berada di tengah-tengah publik.

"Saya harap masyarakat mengerti deh, kalau itu oknum, tidak semua Ojol seperti itu," kata pengemudi Gojek itu.

Abdul berharap oknum-oknum kriminal atau kejahatan tidak mengenakan atribut ojek online dalam melangsungkan kejahatannya.

"Tolonglah jangan buat seret rezeki, kita orang kecil, ini jadi salah satu andalan mata pencaharian," ujar Abdul.

PN Jaksel Kembali Menggelar Pembacaan Tuntutan JPU kepada Nunung, Kuasa Hukum Berharap Rehabilitasi

Selain Abdul, Ian (28) juga mengaku khawatir dengan pelaku peledakan bom yang mengenakan jaket ojek online.

"Kalau sampai saat ini sih masih biasa-biasa saja, tapi saya khawatir juga nama kami pengemudi ojek online jadi rusak," kata Ian.

Ian berharap masyarakat tidak memukul rata seluruh pengemudi ojek online.

Halaman
12
Penulis: Desy Selviany
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved