Pilkada Serentak

DPC PDIP Solo: Pencalonan Gibran Rakabuming di Pilwalkot 2020 Bisa Jadi Contoh Buruk

Ketua DPC PDIP Solo FX Hadi menyatakan keputusan DPC sudah final dalam penjaringan internal untuk Pilwalkot 2020.

tangkap layar Kompas TV
Ketua DPC PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo mengatakan pencalonan Gibran di Pilwalkot 2020 contoh buruk 

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Solo, Jawa Tengah menyatakan jika pencalonan Gibran Raka Buming Raka merupakan preseden yang buruk bagi partai.

Ketua DPC PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo menyatakan keputusan DPC sudah final dalam penjaringan internal untuk Pilwalkot 2020.

Hal ini disampaikan oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Solo Jawa Tengah FX Hadi Rudyatmo seperti dikutip Wartakotalive  dari Kompas TV.

Penjaringan internal ini sudah sesuai dengan peraturan partai karena DPC PDIP Solo mendapatkan lebih dari 24 persen kursi DPRD.

Ini Sosok yang Bisa Kalahkan Gibran Anak Presiden Jokowi di Pilwali Solo

Gibran Dinilai Tepat Maju Pilkada Solo Selagi Bapaknya Berkuasa, Jangan Terlambat Seperti AHY

Dengan demikian seharusnya nama Purnomo dan Teguh Prakosa sudah final karena didukung mulai dari anak ranting hingga tingkat cabang.

Terkait dengan gibran yang akan mendaftar pilwalkot melalui DPD Jawa Tengah Rudy tak mempermasalahkan.

Hanya saja FX Hadi mengingatkan ada peraturan partai yang sudah disepakati bersama.

"Aturannya 2017 waktu proses pemilihan Pak Ganjar (Ganjar Pranowo_red) keluar itu. Maka itu yang di Solo karena lebih dari 24 persen maka waktu Pak Ganjar nggak perlu ada rapat. DPC punya kewenangan itu," ujar FX Hadi.

Selanjutnya, kata FX Hadi, tinggal DPP PDIP saja yang membuat aturan itu mau dipakai atau tidak.

"Kalau DPP bikin aturan gak dipakai ya selesai partai," pungkas FX Hadi. 

Halaman
1234
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved