Destinasi

Yuk, Main ke Situ Jatijajar Sekalian Berburu Bibit Pohon Gratis

Ingin melepas penat namun bosan nge-mall atau pergi ke tempat wisata yang itu-itu saja?

Wartakotalive.com/Gopis Simatupang
Warga menikmati keindahan panorama Situ Jatijajar, yang beralamat di Jalan Setu Jatijajar I, Kelurahan Jatijajar, Kecamatan Tapos, Kota Depok, Provinsi Jawa Barat, pekan lalu. 

Danau ini sangat cocok untuk yang hobi memancing atau yang ingin sekadar bersantai naik perahu bebek dengan tarif mulai Rp 10.000.

Di sekitar danau juga terdapat saung yang menjajakan makanan dengan lauk ikan air tawar seperti ikan mas, nila, atau gurame.

Jika hendak menunaikan salat, pengunjung juga tinggal berjalan ke Mushola Al-Karomah di dekat danau.

"Musala itu sudah ada sejak zaman Belanda," ujar Muslih, seorang warga setempat.

Dia mengatakan, pada hari biasa danau ini sangat cocok untuk orang yang mencari ketenangan.

Sedangkan pada akhir pekan cenderung ramai.

Muslih menjelaskan, sebelum dinamai Situ Jatijajar, awalnya danau ini disebut Rawa Badak karena dijadikan tempat menggembalakan kerbau, yang disebut warga sekitar sebagai badak.

"Seiring waktu, karena banyak pohon jati seperti berjajar dan enggak ada lagi orang ngangon kerbau, namanya jadi Situ Jatijajar," katanya.

Sejarah

Berdasarkan sumber-sumber sejarah, Situ Jatijajar bukanlah danau yang terbentuk secara alami, melainkan bekas tanah galian yang ditinggalkan oleh Kerajaan Belanda.

Halaman
1234
Penulis: Gopis Simatupang
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved