Mayat Dalam Koper

Tak Terdata di E-KTP, Polisi Kesulitan Ungkap Identitas Pria Dalam Koper yang Mengenakan Stelan Jas

“Karena bisa saja dibekap terus diracun, kita melengkapi semua pemeriksaan. Kalau penyidik bilang ada proses keracunan ya kita dalami,

Tak Terdata di E-KTP, Polisi Kesulitan Ungkap Identitas Pria Dalam Koper yang Mengenakan Stelan Jas
TribunnewsBogor.com
Penemuan mayat pria dalam koper di Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, mINGGU (10/11/2019). 

Identitas mayat pria dalam koper yang ditemukan di Kampung Teluk Warung, Desa Curug Bitung, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, hingga kini masih misterius, Selasa (12/11/2019).

Berdasarkan hasil identifikasi polisi terhadap jasad mayat pria ini, korban memiliki ciri khusus di tubuhnya, yakni ada luka bekas jahitan operasi di bagian perut dan kaki kanannya.

Pria ini ditemukan di dalam koper berwarna biru tua merek Passport. Mayat dalam koper ini juga mengenakan stelan jas hitam merek Liana Esse made in Italia.

Namun sayangnya hingga kini belum ada keluarga yang mengakui atau mengenal mayat dalam koper ini.

“Sampai saat ini belum ada yang datang,” kata Kasubag Humas Polres Bogor AKP Ita Puspita Lena kepada TribunnewsBogor.com, Selasa (12/11) seperti dilansir TribunnewsBogor.com.

Wakapolres Bogor Kompol Didik Purwanto menyebut pihaknya kesulitan mengungkap identitas korban sebab sidik jarinya tidak terdeteksi dalam e-KTP.

“Kita belum ketahui identitasnya. Kita juga sudah lakukan pemeriksaan dengan alat e-KTP, namun belum muncul juga. Dan kami masih dalami baik dari reskrim dan polsek,” kata Kompol Didik Purwanto.

Polres Bogor sendiri sudah menyebar ciri-ciri dari mayat dalam koper. Pria yang ditemukan tewas ini memiliki ciri badan dengan tinggi 183 cm. Umurnya diperkirakan di atas 40 tahun.

Dalam mengungkap kasus mayat pria dalam koper, penyidik Satuan Reserse Kriminal Polres Bogor sudah memeriksa 6 orang saksi.

Sampai saat ini pun polisi masih melakukan penyelidikan terkait temuan mayat misterius yang diduga dibunuh tersebut. “Tim masih di lapangan,” kata Ita Puspita Lena.

Halaman
123
Penulis: Dedy
Editor: Dedy
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved