Pilkada

PDIP Masih Mempertimbangkan Pelawak Qomar Sebagai Bakal Calon Wali Kota Depok Meski Divonis Penjara

DPC PDI Perjuangan Kota Depok akan melakukan pertimbangan serius di internal partai untuk mencalonkan sosok komedian, Nurul Qomar.

PDIP Masih Mempertimbangkan Pelawak Qomar Sebagai Bakal Calon Wali Kota Depok Meski Divonis Penjara
Warta Kota/Arie Puji Waluyo
Komedian, Nurul Qomar 

Pasca putusan majelis hakim di Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Brebes, Jawa Tengah memvonis pelawak Nurul Qomar 17 bulan penjara karena terbukti memalsukan ijazah.

Sidang putusan itu digelar pada Senin (11/11/2019).

DPC PDI Perjuangan Kota Depok akan melakukan pertimbangan serius di internal partai untuk mencalonkan sosok komedian, Nurul Qomar di Pemilihan Wali Kota (Pilwakot) Depok 2020 mendatang.

Sebab, Nurul Qomar adalah salah satu peserta penjaringan bakal calon wali kota dari PDI Perjuangan dan telah mendaftarkan diri pada, Kamis (19/9/2019).

"Kalau ada calon yang terjerat kasus hukum. Pasti kita tidak pakai dan dengan tersendirinya akan tercoret, " kata Sekretaris DPC PDI Perjuangan Depok Ikravany Hilman saat dihubungi wartawan, Selasa (12/11/2019).

Meski demikian, DPC PDI Perjuangan Depok masih menunggu ketetapan kasus tersebut.

Sebab, menurut Ikra, Qomar sedianya akan melakukan banding atas putusan majelis hakim.

"Dan penilaiannya (bukan hanya calon yang terjerat hukum), tidak hanya itu saja. Kan macam-macam penilaian dari pencalon di kami. Masih kita pertimbangkan itu.Kita tunggu keputusannya (setelah banding)," jelas Ikra.

Sejauh ini, Ikra mengatakan bahwa Qomar masih tetap mengikuti penjaringan calon wali kota dari PDI Perjuangan Depok.

Sebab, pihaknya menjelaskan bahwa PDI Perjuangan membuka penjaringan ini secara terbuka.

Halaman
123
Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved