Novel Baswedan Diteror
Korban Disiram Air Keras Tidak Guling-guling Membuat Dewi Tanjung Menuduh Novel Baswedan Merekayasa
Penyiraman cairan kimia yang dilakukan oleh pelaku adalah tidak mengakibatkan korban terguling-guling.
TERUNGKAP penyiraman cairan kimia yang dilakukan oleh pelaku adalah tidak mengakibatkan korban terguling-guling.
Hal tersebut di antaranya seperti terjadi pada korban yang mengalami penyiraman cairan kimia oleh pelaku belum dikenal.
Kepastian bahwa korban yang menderita penyiraman air keras itu adalah harus guling-guling diyakini oleh Dewi Tanjung, yang mengaku juga sebagai politisi PDIP.
Dalam wawancara yang dilakukan Aiman Wicaksono dari Kompas TV, pelaku pelaporan terhadap Novel Baswedan menjelaskan bahwa Novel Baswedan seharusnya guling-guling setelah disiran cairan kimia.
• Terungkap Seperti Ini Ciri Cairan Kimia yang Dipakai untuk Menyiram Tukang Sayur di Meruya Utara
Dialog penyiraman air keras menimpa Novel Baswedan diragukan Dewi Tanjung di antaranya karena Novel Baswedan tidak guling-guling setelah disiram air keras tersebut.
Menurut Dewi Tanjung, pelaku pelaporan terhadap Novel Baswedan, dirinya memastikan bahwa pelaku penyiraman itu adalah seorang yang menggunakan tangan kiri.
Namun demikian, Aiman Wicaksono yang merupakan penyiar Kompas TV mengungkap, tidak ada rekaman CCTV yang menunjukkan saat penyiraman air keras itu dilakukan.
Dialog yang memanas tersebut juga viral di media sosial.
Dalam dialog yang dilakukan di Kompas TV, Dewi Tanjung menjelaskan proses penyiraman air yang dia sebut air biasa itu, sehingga dia menyimpulkan bahwa Novel Baswedan melakukan rekayasa.
Meski kenyataannya, Novel Baswedan mengalami luka serius dan mata kirinya tidak bisa berfungsi lagi.
Pengobatannya bahkan dilaksanakan di Singapura.
Sementara itu, terkait dengan penyiraman air keras itu, Dewi Tanjung meyakini, korban yang disiram air keras seharusnya guling-guling, tapi Novel Baswedan tidak seperti itu.
• Terungkap Keanehan Ikan Berwajah Manusia Tertangkap Kamera Tampak di Danau Bukti Manusia Ikan Ada?
Namun demikian, kasus penyiraman dengan menggunakan cairan kimia seperti dialami warga di Jakarta Barat tidak mengakibatkan mereka berperilaku seperti disampaikan Dewi Tanjung.
Tidak ada korban yang dinyatakan guling-guling dulu setelah mereka mengalami luka serius disiram cairan kimia yang diduga sebagai air keras atau asam sulfat tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/airke.jpg)