Alasan OJK Mengkaji Bank Kecil Agar Konsolidasi
Bank kecil-menengah yang kekurangan modal tidak mengganggu sistem stabilitas keuangan nasional.
Sebaliknya, di bawah kendali Apro Financial, perseroan punya tekad untuk naik ke BUKU 3 dalam beberapa tahun mendatang.
Apro Financial saban tahun bakal menyuntik dana Rp 500 miliar selama tiga tahun mendatang atau senilai total Rp 3 triliun.
• Cara Ajarkan Anak Anda tentang Keuangan
Adapula Direktur Keuangan PT Bank Sahabat Sampoerna, Hengky Suryaputra, menilai rencana peningkatan modal bank menengah-kecil guna mendorong aksi konsolidasi bakal tergantung besaran kenaikannya.
“Efektivitasnya akan tergantung berapa jumlah kenaikan jumlah minimumnya, kalau kenaikannya dari yang berlaku Rp 100 miliar menjadi Rp 200 miliar rasanya tak ada pengaruhnya, karena tidak ada bank umum dengan modal inti kurang dari Rp 200 miliar sekarang,” katanya kepada Kontan.co.id.
Hengky mengatakan, hingga kini pemegang saham pengendali Bank Sahabat Sampoerna juga sejatinya masih berkomitmen untuk meningkatkan modal.
Ia mengatakan, dalam lima tahun terakhir pemilik bank telah menambah modal di kisaran Rp 800 miliar.
• Hingga Akhir Tahun Kinerja Unitlink Akan Tumbuh Positif
Berita ini sudah diunggah dengan judul OJK berpotensi paksa bank kecil konsolidasi, begini alasannya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20170122-otoritas-jasa-keuangan-ojk_20170122_221800.jpg)