Kriminalitas

Belajar dari Internet, Cahyo Merakit Senjata Api dari Airsoft Gun

Pelaku sudah menggeluti kemampuannya menyulap airsoft gun menjadi senpi sejak tahun 2018 silam, namun baru dijualnya pada Agustus 2019.

Belajar dari Internet, Cahyo Merakit Senjata Api dari Airsoft Gun
Warta Kota/Zaki Ari Setiawan
Kapolres Tangerang Selatan AKBP Ferdy Irawan (tengah) menunjukkan barang bukti yang ditemukan dalam pengungkapan kasus penjualan senjata rakitan di Mapolres Tangerang Selatan, Serpong, Senin (4/11/2019). 

Pengetahuan yang disebarkan di internet ternyata dapat disalahgunakan untuk menciptakan benda yang membahayakan termasuk senjata api.

Berdasarkan pengakuan dari pelaku penjual dan perakit senjata api (senpi), Cahyo Muhammad Rafli (26), pengetahuannya mengubah airsoft gun menjadi senpi didapat dari Youtube.

"Tersangka pengakuan awalnya belajar merakit senpi secara autodidak di Google dan Youtube yang ada di internet," kata Kapolres Tangerang Selatan AKBP Ferdy Irawan, Senin (4/11/2019).

Polisi Temukan Sabu dan Ganja di Rumah Penjual Senjata Rakitan

Cahyo diringkus di kediamannya di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, pada 31 Oktober 2019 lalu berdasarkan pengembangan dari peredaran narkoba.

Tidak hanya mendapatkan barang bukti sabu dan ganja, polisi juga menyita enam pucuk senpi rakitan berbagai jenis.

Ferdy mengatakan, pelaku sudah menggeluti kemampuannya menyulap airsoft gun menjadi senpi sejak tahun 2018 silam, namun baru dijualnya pada Agustus 2019.

GILIRAN Suami Sewa Pembunuh Bayaran Habisi Istri Pakai Senjata Rakitan, Ini Alasan dan Kronologinya

Pelaku membeli bahan-bajan airsoft gun bekas dan material lainnya dari toko online dengan modal kurang dari Rp 500.000, kemudian dijual kembali seharga Rp 5 juta untuk satu unit senpi.

"Motif daripada tersangka adalah motif ekonomi, karena senjata api yang sudah dirakit dijual ke orang yang sudah memesan," ujar Ferdy.

Enam unit pistol yang disita yakni satu unit senjata api jenis FN, tiga unit pistol revolver WG733, dua unit pistol Revolver WG708 serta satu kotak peluru ramset isi 67 butir, 18 butir peluru 22LR, 3 butir peluru SPL, dan dua grid pistol revolver.

Pengedar Narkoba dan Penjual Senpi Rakitan Diringkus di Pesanggrahan

Selain senjata api, ditemukan juga narkotika jenis sabu dan ganja yang disembunyikan di kursi dan laci di rumah pelaku.

Polisi pun menyita tiga plastik klip sabu yang memiliki berat 10,1 gram dan satu bungkus coklat berisi ganja dengan berat 2,53 gram.

Atas temuan senpi rakitan dan narkotika itu, pelaku dijerat pasal berlapis.

MANTAN Pemain Timnas Sepak Bola U-18 Indonesia Jadi Pelaku Begal Bersenpi, Begini Kronologisnya

Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Darurat RI Nomor 12 Tahun 1951 tentang Senjata Api, dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.

Selain itu juga dijerat Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 112 (2) subsider Pasal 111 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling lama 20 tahun penjara.

Penulis: Zaki Ari Setiawan
Editor: Ika Chandra Viyatakarti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved