Sekjen MUI: Kalau Melarang Cadar, Apakah yang Pakai Rok Mini dan Tak Bertutup Kepala Juga Dilarang?

Sekjen MUI Anwar Abbas mengatakan, ulama mempunyai perbedaan pendapat tentang hukum memakai cadar.

Sekjen MUI: Kalau Melarang Cadar, Apakah yang Pakai Rok Mini dan Tak Bertutup Kepala Juga Dilarang?
Warta Kota/Henry Lopulalan
Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Osama bin Mohammed Al-Shuaibi didampingi Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Anwar Abbas (kanan) menggelar jumpa pers di kantor PP Muhammadiyah, Jakarta, Selasa (13/11/2018). Dalam jumpa pers tersebut Duta Besar Arab Saudi membantah pemberitaan yang menyebut negaranya melarang warga Palestina melaksanakan ibadah haji, menjelaskan tentang hukuman mati terhadap Tuti Tursilawati serta perkembangan isu terkini terkait Rizieq Shihab di Arab Saudi. 

SEKRETARIS Jenderal Majelis Ulama Indonesia (Sekjen MUI) Anwar Abbas mengatakan, ulama mempunyai perbedaan pendapat tentang hukum memakai cadar.

Pernyataan Anwar ini terkait usulan larangan penggunanan cadar di instansi pemerintah yang dilontarkan oleh Menteri Agama Fachrul Razi.

"Imam Maliki menyatakan memakai cadar itu tidak wajib tapi sunah."

Jokowi Usul Istilah Radikalisme Diganti dengan Manipulator Agama, Setuju?

"Kalau Imam Syafi'i dan Hambali menyatakan kalau ada wanita yang akan bertemu dengan orang yang bukan muhrimnya, maka ia harus makai cadar" ujar Anwar Abbas, Jumat (1/11/2019)

Bendahara Umum PP Muhammadiyah tersebut meminta semua pihak bisa menghormati perbedaan pandangan dan mengedepankan toleransi.

"Tidak usah ada larangan. Kalau nanti dilarang, masyarakat akan menuntut," ujarnya saat ditemui di Kantor Pusat MUI.

Apa Hal Sangat Signifikan yang Ditemukan Tim Teknis Polri dalam Kasus Novel Baswedan?

Menurutnya, tidak ada keadilan jika usulan pelarangan pemakaian cadar dan celana cingkrang diberlakukan di institusi negeri.

"Kalau misalnya Kemenag melarang orang yang memakai cadar masuk, pertanyaan saya kalau orang memakai rok mini atau tidak memakai tutup kepala dilarang tidak?"

"Kalau tidak dilarang keadilannya di mana?" ujarnya.

Menteri Agama Minta Imam Masjid Berdoa Pakai Bahasa Indonesia, Begini Respons Muhammadiyah

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved