PSSI
Timnas U23 akan Memanfaatkan Cocoro Meter Dalam Ajang Sea Games Filipina
GPS berguna untuk melihat statistik para pemain, mulai dari berapa lama para pemain berlari, jarak lari, kecepatan lari, dan total jumlah lari.
Selain dengan memanfaatkan teknologi GPS, Timnas PSSI akan pakai cocoro meter untuk melihat kondisi pemain.
Hal ini dikatakan oleh dokter Timnas U23, Syarief Alwi Marupey kepada Warta Kota saat ditemui di Hotel Sultan Resinance di Senayan pagi sekitar jam 10:30 WIB, Selasa (29/10/19).
Seperti yang diketahui sebelumnya, GPS berguna untuk melihat statistik pemain, mulai dari berapa lama para pemain berlari, jarak lari, kecepatan lari, dan total jumlah lari.
• Terungkap Tidak Terpilihnya Yusril dan Fahri Hamzah Ungkap Parpol Dekati Presiden dengan Memecatnya
GPS juga berguna untuk melihat suhu panas tubuh pemain, serta head map, yang artinya dapat melihat pemain menghabiskan energi di wilayah apa saja.
Saat ini, ada keinginan dari Syarief untuk melihat statistik para pemain dunia agar dapat dibuat perbandingan dengan pemain timnas.
Kini, tim medis Indonesia akan memakai satu alat lagi, yaitu cocoro meter. Alat ini berguna untuk mendeteksi tingkat stres yang dialami oleh pemain lewat air liur.
"Nantinya kita akan dapat deteksi tingkat stres pemain lewat air liur mereka,"kata Syarief atau yang akrab dipanggil papi ini.
Dengan adanya cocoro meter maka akan mempermudah tim medis dalam penanganan stres yang dialami oleh pemain.
Cocoro meter juga akan dibawa oleh tim medis saat Timnas Indonesia berlaga di Sea Games di Filipina bulan mendatang.
Seperti yang diketahui, cocoro meter adalah alat pendeteksi tingkat stres buatan ilmuwan jepang, dimana dibuat untuk melihat tingkat stres orang-orang dari berbagai bidang pekerjaan.
• Persita Tangerang akan Membenahi Sektor Penyelesaian Akhir dan Servis
Kandungan air liur akan terlihat pada monitor. Tingkat stres terendah dalam cocoro meter adalah 10 sedangkan tertinggi adalah 150. (Rafsanzani Simanjorang)
Sebelumnya, diungkap bahwa Persita Tangerang kembali melakukan latihan di Stadion Sport Center Jalan Raya Legok/Karawachi, Kelurahan Bojong Nangka, Kecamatan Kelapa Dua, Tangerang, Banten Selasa sore. Selasa ( 29/10/19).
Latihan sore ini merupakan agenda tim dalam persiapan menghadapi babak delapan besar yang akan diselenggarakan bulan mendatang di Palembang.
Pelatih Persita Widodo Cahyono Putro mengatakan, latihan sore ini fokus pada kombinasi dari penyelesaian akhir serta servis. Kombinasi yang dilakukan yaitu sisi tendangan bebas maupun tendangan sudut.
Untuk menjaga kebugaran para pemain karena latihan yang intens, Widodo terus melakukan komunikasi dengan tim baik tim medis, tim penyedia makanan (chatering), serta dokter tim agar dapat memberikan nutrisi yang tepat untuk tubuh pemain.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/latp.jpg)