Minggu, 12 April 2026

BERITA VIDEO

VIDEO : VIRAL Jalan Kemang Raya Dengan Lajur Membingungkan

Di dunia beredar video dan menjadi viral, arus lalu lintas yang membingungkan di Jalan Kemang Raya, karena lajur jalan bertambah satu

Penataan trotoar interaktif di sepanjang Jalan Kemang Raya, Mampang, Jakarta Selatan berujung maut.

Penyempitan jalan imbas pembangunan trotoar serta belum adanya rekayasa lalu lintas di jalan sepanjang 1,9 kilometer itu hampir merenggut korban jiwa.

Berbahayanya jalan yang menghubungkan wilayah Cilandak dengan Mampang Prapatan itu terlihat dalam tayangan video yang tersebar luas lewat media sosial.

Dalam video yang diambil menggunakan dashcam itu terlihat pengendara melintas di Jalan Kemang Raya, tepatnya dari arah selatan menuju utara atau kawasan Kemang Selatan menuju Mc Donald Kemang.

Pada awal video, Jalan kemang Raya yang kini hanya berupa tiga lajur jalan itu terlihat layaknya jalan pada umumnya, arus lalu lintas terlihat lengang dengan kendaraan melintas pada kedua arahnya.

Kendaraan pun terlihat mengambil lajur pertama atau sisi terluar jalan, sehingga tidak berbahaya.

Namun, memasuki akhir tayangan, tepatnya ketika kendaraan mendekati persimpangan Jalan Kemang Selatan X, sebuah mobil Mitsubishi Pajero terlihat mengambil lajur tengah jalan.

Alhasil, pengendara yang berada satu lajur dengan mobil berukuran besar itu segera membanting stir ke arah kiri untuk menghindari tabrakan.

Beragam Pertanyaan disampaikan oleh masyarakat, salah satunya adalah Ajeng. Pegawai swasta itu mengaku heran dengan kondisi lalu lintas yang sangat berbahaya

Sudin Perhubungan Jakarta Selatan memberlakukan rekayasa lalu lintas dengna traffic cone untuk mengatur arus lalu lintas di Jalan Kemang Raya, Jakarta Selatan, yang lajurnya bertambah satu, Senin (28/10/2019).
Sudin Perhubungan Jakarta Selatan memberlakukan rekayasa lalu lintas dengna traffic cone untuk mengatur arus lalu lintas di Jalan Kemang Raya, Jakarta Selatan, yang lajurnya bertambah satu, Senin (28/10/2019). (Warta Kota/Dwi Rizki)

"Ini pengaturan lalu lintasnya gimana? Kalo nggak direkayasa bisa-bisa Jalan kemang jadi jalur tengkorak, untungnya belum aja kejadian (kecelakaan)," jelasnya dihubungi Wartakotalive pada Senin (28/10/2019).

Terkait hal tersebut, Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan, Christianto menyebutkan pihaknya akan menerapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem dua lajur dan satu lajur di Jalan Kemang Raya.

Sehingga pihaknya akan memasang traffic cone mulai dari Simpang Jeruk Purut hingga Simpang Jalan Kemang Selatan X secara bergantian.

Pemasangan traffic cone yang dapat menjadi pembatas jalan tersebut disesuaikan dengan waktu, yakni sistem dua lajur dan satu lajur dari arah Selatan menuju Utara pada pukul 06.00 WIB-15.00 WIB.

Papan Reklame Liar di Jalan Kemang Raya Ditebang Satpol PP Jakarta Selatan

VIDEO: Tidak Berijin, Papan Reklame Raksasa di Jalan Kemang Raya Ditebang

Sebaliknya, sistem dua lajur dan satu lajur dari arah utara menuju selatan akan diberlakukan mulai dari pukul 15.00 WIB-06.00 WIB

 "Setiap harinya pada jam sibuk akan ada rekayasa lalu lintas dengan penempatan petugas dan pemasangan traffic cone pada saat rekayasa lalu lintas dengan sistem pagi hari dua lajur dari arah selatan ke utara dan satu lajur dari arah utara ke selatan.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved