Pria Asal China Buta Gara-gara Main Game Ponsel di Kamar yang Gelap
Seorang pria di China mengalami kebutaan temporer setelah bermain game di kamar yang gelap.
WARTA KOTA, PALMERAH--- Sering menatap smartphone di kamar yang gelap menjelang tidur?
Tidak ada salahnya untuk segera memperbaiki kebiasaan tersebut.
Sebab, seorang pria di China mengalami kebutaan temporer setelah bermain game di kamar yang gelap.
Wang, pria yang berasal dari Kota Xian, Provinsi Shaanxi, China, mengaku kehilangan bermain game smartphone di kamar dalam kondisi gelap sebelum tidur.
Ia mengaku sering melakukan hal itu, meski sang isteri sering merasa terganggu dengan kebiasaannya.
• Soal Rencana BEI Rilis Indeks Hijau, Berikut Penjelasan Analisis Pasar Modal
"Saya senang bermain ponsel, tapi pada malam hari, isteri saya tidak suka saya memainkan ponsel karena cahayanya terlalu terang setelah lampu kamar dimatikan," kata Wang.
Wang mengaku masih bisa menggunakan mata sebelah kanan untuk melihat ponsel.
"Saya bisa melihat beberapa kata tapi tidak yang lainnya," ujar Wang.
Stroke mata
Namun belum diketahui apakah kedua matanya bermasalah atau hanya salah satunya.
Lei Tao, dokter yang menangani Wang mengatakan, pasiennya tersebut menderita stroke mata atau yang dikenal pula dengan sebutan oklusi arteri retina.
Oklusi arteri retina adalah penyumbatan suplai darah dalam arteri ke retina.
Penyumbatan disebabkan oleh gumpalan atau penyempitan darah ke retina.
• Terungkap! Ini yang Membuat Harga Bitcoin Melambung Tinggi Sekarang, Gara-gara China?
Jika kondisi ini tidak segera ditangani medis akan menyebabkan kebutaan permanen.
Wang bukanlah pasien pertama yang menderita gangguan mata setelah bermain ponsel.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20151014-baca-gadget-tiduran_20151014_174101.jpg)