Birokrasi

Satpol PP Tangsel Terima Aduan Masyarakat Secara Online

Muksin menambahkan, langkah-langkah untuk membuat laporan cukup mudah, yaitu dengan membuka laman http://silapperda.tangerangselatankota.go.id.

Satpol PP Tangsel Terima Aduan Masyarakat Secara Online
Warta Kota/Zaki Ari Setiawan
Satpol PP Tangsel meluncurkan aplikasi pelaporan online Silapperda di Aula Kecamatan Setu, Tangerang Selatan, Selasa (22/10/2019). 

Untuk memantau pelanggaran peraturan daerah (Perda) di Kota Tangerang Selatan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) setempat mengajak masyarakat untuk berperan aktif.

Salah satu caranya dengan melaporkan kegiatan yang dianggap melanggar perda melalui aplikasi online yang disebut Sistem Infoemasi Layanan Pengaduan Pelanggaran Daerah (Silapperda).

Kasie Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Tangerang Selatan Muksin menerangkan, kehadiran layanan ini sebagai alternatif bagi masyarakat yang ingin membuat aduan tanpa harus mendatangi langsung Kantor Satpol PP.

Gelar Hari Santri, 2.000 Santri Usung Tema Perdamaian di Tangerang Selatan

"Banyak masyarakat bingung untuk melaporkan pelanggaran perda, makanya kami membuat sistem informasi layanan pengaduan pelanggaran perda," kata Muksin seusai peluncuran aplikasi Silapperda di Aula Kecamatan Setu, Tangerang Selatan, Selasa (22/10/2019).

Muksin menambahkan, langkah-langkah untuk membuat laporan cukup mudah, yaitu dengan membuka laman http://silapperda.tangerangselatankota.go.id atau melalui aplikasi di Play Store.

Bagi masyarakat yang ingin melapor diharapkan mengisi data diri dan melampirkan foto KTP, hal itu dilakukan untuk meminimalisir adanya laporan fiktif.

Masyarakat Tangsel Dimanjakan Sakila, Pelayanan Kemudahan Mengurus Pajak

"Harus melampirkan foto KTP, foto tempat kejadian dikirim dan data diisi. Kalau data yang diisi tidak sesuai KTP akan kami reject, tapi kalau sesuai akan kami kirim ke Whatsapp mereka kalau laporannya sudah diterima," jelas Muksin.

Hal yang bisa dilaporkan pun beragam, selama itu melanggar perda di Tangerang Selatan di antaranya adalah adanya tempat prostitusi, penjualan miras, atau pedagang kaki lima di trotoar.

Pemkot Tangsel Targetkan Optimalisasi Penarikan Pajak Terutang

Oleh karena itu, dengan adanya aplikasi pelaporan ini, diharapkan pelanggaran perda di Kota Tangerang Selatan dapat terdeteksi lebih awal.

"Diharapkan seluruh informasi dugaan pelanggaran peraturan daeah dapat terdeteksi sejak dini, dari laporan ini kami membentuk tim reaksi cepat," ujar Muksin.

Penulis: Zaki Ari Setiawan
Editor: Ika Chandra Viyatakarti
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved