Kabinet Jokowi
Menteri Kabinet Kerja Mesti Merefleksikan Kebhinekaan
Deputi Direktur Eksekutif Respublica Political Institute, Johan Carmelo, mengatakan, Kabinet Kerja jilid kedua mesti merefleksikan spirit kebhinekaan.
WARTA KOTA, PALMERAH--- Deputi Direktur Eksekutif Respublica Political Institute (RPI), Johan Carmelo, mengatakan, Kabinet Kerja jilid kedua pemerintahan Jokowi mesti merefleksikan spirit kebhinekaan.
Indonesia adalah negara besar yang kaya etnik, multireligi, dan ragam golongan.
"Presiden jangan terjebak pada 'politik dagang sapi'. Elit parpol harus berjiwa negarawan, jangan hanya mengejar kekuasaan," kata Carmelo dalam keterangan tertulis, Selasa (22/10/2019).
• Suhu Jakarta Panas, Berikut 5 Kedai Es Legendaris di Jakarta Pusat
Menurut Carmelo, Presiden Jokowi memiliki hak prerogatif dalam menyusun kabinet kerja jilid kedua.
Ia menghimbau para elit politik berjiwa negarawan.
Jangan memaksakan nafsu politik kekuasaan belaka.
• Ponsel Ilegal Kena Blokir IMEI, Tetap Bisa Terhubung dengan WiFi
Presiden Jokowi harus berani mengambil keputusan tegas sekaligus independen.
Jangan terkesan ada bagi-bagi kekuasaan.
"Presiden seyogyanya memilih menteri yang memiliki rekam jejak unggul dan profesionalisme tinggi," katanya.
Ia mengkritisi elit politik jangan merasa paling berkeringat, semua anak bangsa memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk membangun negeri.
• Ini yang Mempengaruhi Harga Properti di Karawang
Ia meminta presiden agar mempertahankan para menteri dengan kinerja baik di periode pertama yang turut serta menyukseskan program kerja pemerintah.
Jangan ada pihak yang merasa paling berkeringat dalam proses pemenangan pasangan Jokowi-Amin sehingga merasa lebih berhak mendapat posisi penting di kursi kabinet.
"Mari kita berpikir sebagai negarawan bagi keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," katanya.
• Ingin Tahu Buku yang Membuat Warren Buffett Menjadi Miliarder?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/jokowi-maruf-foto-resmi.jpg)