Breaking News:

Kabinet Jokowi Jilid II

Panggil Mahfud MD Jadi Menteri, Jokowi Fokus Pada Pemberantasan Korupsi

Mahfud MD mengakui terpilih menjadi menteri di kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin. Ia diminta menyelesaikan berbagai permasalahan satu di antaranya korupsi

Penulis: Desy Selviany | Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Kompas Tv
Mahfud MD mengakui terpilih menjadi Menteri Jokowi-Ma'ruf Amin 

PAKAR hukum tata negara Mahfud MD membocorkan yang dibicarakan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat memanggilnya ke Istana Negara, Senin (21/10/2019).

Presiden, kata Mahfud, membicarakan masalah isu pelanggaran HAM hingga isu korupsi.

Seperti diketahui, Mahfud MD hadir di Istana sejak pagi. Ia tampil mengenakan kemeja putih seperti yang biasa dipakai menteri Jokowi ketika akan dilantik.

Nadiem Makarim Dipanggil Jokowi, Akan Jadi Menteri Koperasi di Kabinet Jokowi? Ini Profil Lengkapnya

Usai bertemu Jokowi, Mahfud membocorkan apa saja yang didiskusikan dengan Jokowi. Mahfud tidak menampik Jokowi meminangnya menjadi menteri.

“Saya diminta membantu beliau untuk menjadi seorang menteri,” kata Mahfud MD dikutip dari Kompas Tv.

Saat menawarkan jabatan itu kata Mahfud, Presiden Jokowi membeberkan segala macam permasalahan Indonesia. Mulai dari masalah yang bersifat makro hingga masalah yang sifatnya spesifik.  

Problem yang bersifat makro kata Mahfud, Presiden membahas soal isu ideologi bangsa, politik, korupsi hingga isu Sumber Daya Alam (SDA).

“Sedangkan isu spesifik ada Pelanggaran HAM, penegakan hukum dan masalah korupsi yang betul-betul menjadi perhatian Presiden,” kata Mahfud.

Jelang Pengumuman Kabinet, Staf Istana Hilir Mudik Bawa Masuk Kemeja Putih

Kata Mahfud, Presiden ingin lembaga eksekutif menjadi terdepan dalam penegakan hukum dan pemberantasan korupsi. Sehingga kata Mahfud, rakyat betul-betul tahu bahwa pemerintahannya serius di permasalahan-permasalahan tersebut.

Selain permasalahan HAM dan korupsi, Presiden Jokowi juga membicarakan masalah deradikalisasi. Kata Mahfud, selama ini Presiden Jokowi juga memperhatikan masalah-masalah konflik primodial yang kerap menimpa Indonesia.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved