Keuangan

Pasar Muamalah di Tangerang Gunakan Dinar dan Dirham untuk Transaksi

Pada acara yang disebut Pasar Muamalah itu, para pengunjungnya dapat menukarkan rupiah dengan dirham atau dinar kemudian menggunakannya untuk belanja

Pasar Muamalah di Tangerang Gunakan Dinar dan Dirham untuk Transaksi
Warta Kota/Zaki Ari Setiawan
Lokasi tempat diadakannya Pasar Muamalah di Masjid An Nabawi, Cipondoh, Kota Tangerang, Minggu (20/10/2019). 

Sebuah komunitas di Kota Tangerang menggelar acara bazar dengan pembayaran menggunakan dinar dan dirham di halaman parkir Masjid An Nabawi, Cipondoh, Kota Tangerang.

Pada  acara yang disebut Pasar Muamalah itu, para pengunjungnya dapat menukarkan rupiah dengan dirham atau dinar kemudian menggunakannya untuk berbelanja.

Barang yang dapat dibeli pengunjung pun beragam, mulai dari berbagai jenis sayur sampai pakaian.

Begini Kondisi Pasar Kondominium Hingga Kuartal Ketiga 2019

Ketua MUI Kota Tangerang Edi Junaedi berpendapat, menggunakan dinar dan dirham dalam bertransaksi itu bukanlah masalah selama tidak merugikan orang lain.

"Selama bukan riba dan enggak merugikan orang saya kira bukan masalah," kata Edi, Minggu (20/10/2019).

Ketika dikonfirmasi, Ketua DKM Masjid An Nabawi, Taufik pun membenarkan tentang adanya bazar yang disebut Pasar Muamalah yang diadakan di tempatnya.

Lima Marketplace Penguasa Pasar E-Commerce Tanah Air

Taufik mengatakan, Pasar Muamalah itu baru pertama kali diadakan di tempatnya yakni pada Minggu, (13/10/2019) lalu.

Menurut Taufik, DKM Masjid An Nabawi hanya bertindak sebagai penyedia tempat, sementara penyelenggaranya berasal dari luar DKM Masjid An Nabawi.

"Ada beberapa komunitas dari luar yang mengadakan kegiatan di masjid ini, di sini banyak. Kami di sini hanya sebagai memberikan fasilitas tempat saja," kata Taufik.

PREMAN Pasar Hantam Kepala Anggota TNI Pakai Linggis dan Cangkul, Saat Dibekuk Pelaku Minta Ditembak

Taufik belum mengetahui lagi apakah Pasar Muamalah akan rutin digelar di tempatnya atau tidak.

Pasar Muamalah di tempatnya, kata Taufik, merupakan bentuk nyata dari Masjid An Nabawi yang terbuka bagi siapa saja untuk mengadakan kegiatan di daerahnya dengan cara mengirimkan proposal terlebih dahulu.

Kendati demikian, terdapat sejumlah larangan bagi komunitas dari luar jika ingin menggelar acara di Masjid An Nabawi.

ANGGOTA TNI Dianiaya Preman Pasar Saat Belanja Kebutuhan Pernikahannya, Kepala Pratu M Iqbal Terluka

"Di sini kita punya batasan, silakan saja komunitas mana pun mengadakan kajian tapi ada batasannya, tidak boleh menghina pemerintah, menimbulkan hasutan dan kebencian, dan menyinggung pihak-pihak lain sehingga menimbulkan perselisisahan," ujar Taufik.

Penulis: Zaki Ari Setiawan
Editor: Ika Chandra Viyatakarti
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved