Siasati Latte Factor, Ini Terkait Kebiasaan Belanja Receh yang Bikin Boros

motivator keuangan di Amerika Serikat mencetuskan istilah latte factor, yaitu kebiasaan kecil tetapi rutin menghabiskan penghasilan.

Siasati Latte Factor, Ini Terkait Kebiasaan Belanja Receh yang Bikin Boros
videoblocks.com
Ilustrasi 

WARTA KOTA, PALMERAH---- Pernah dengar istilah latte factor?

David Bach, penulis buku Finish Rich sekaligus motivator keuangan di Amerika Serikat mencetuskan istilah latte factor, yaitu kebiasaan kecil tetapi rutin menghabiskan penghasilan.

Istilah latte itu sebenarnya bermaksud untuk mengkritik kebiasaan masyarakat kota besar utamanya milenial yang kerap menghabiskan waktu dan uang untuk menyeruput kopi di kafe atau restoran.

Istilah latte factor sendiri sebenarnya tidak hanya soal nongkrong di kafe atau minum kopi saja.

Istilah ini relevan juga untuk pengeluaran kecil lainnya, seperti beli air mineral kemasan, persediaan camilan, belanja online, dan nonton bioskop.

Lima Marketplace Penguasa Pasar E-Commerce Tanah Air

Jadi, apakah Anda penasaran seberapa banyak uang yang Anda keluarkan untuk latte factor?

Untuk itu, simak cara-caranya berikut ini.

1. Ketahui jenis pengeluaran

Seperti dipaparkan sebelumnya, latte factor identik dengan pengeluaran kecil yang kerap Anda lakukan sehari-hari.

Sebelum mengetahui seberapa besar pengeluaran Anda, Anda harus tahu terlebih dahulu jenis pengeluaran yang Anda beli.

Halaman
1234
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved