Kesehatan
Biarkan Pasien Kanker Santap Makanan yang Disukai
Salah satu ciri terkena kanker, secara kasat mata adanya penurunan berat badan yang cukup signifikan walaupun tanpa diet.
Penulis: |
Selain itu kandungan kedelai yang ada di tempe diyakini mengandung estrogen dari soya (kedelai) bisa mengeblok estrogen yang jadi penyebab kanker payudara sehingga sel kanker di payudara kelaparan.
Prof Aru mengatakan, makanan memang menjadi salah satu pencetus terjadinya kanker.
Namun sebenarnya terjadinya kanker bisa terjadi karena multi faktor.
• Antonia Asri: Pengalaman Berburu Beasiswa Seni Kreatif dan Desain di Negeri Paman Sam
Selain masuknya zat karsinogen, gaya hidup, rokok, dan juga keturunan.
Makanan yang salahi diyakini bisa menyumbang terjadinya kanker hingga 35 persen, dan rokok hingga 30 persen.
Sementara faktor keturunan bisa menyumbang 5-10 persen. (lis)
Tip Menghindari Malnutrisi pada Penderita Kanker
1. Jenis
- Pilih makanan segar, hindari makanan kalengan, berpengawet.
- Pilih makanan tinggi kalori dan protein (termasuk snack dan makanan pengganti).
- Hindari makanan dengan kalori ‘kosong’ seperti soda, atau lalapan (banyak mengandung serat tapi kalori kecil).
- Hindari makanan terlalu berbumbu dengan aroma tajam.
2. Jumlah
- Sedapat mungkin makan sesuai porsi yang dianjurkan dokter.
- Makan dengan porsi kecil namun sering.
- Makan obat dengan cairan tinggi kalori dan protein.
- Jangan minum bersama makan, karena menyebabkan cepat kenyang tanpa kalori yang cukup.
3. Jadwal
- Upayakan makan setiap kali merasa selera makan baik.
- Makan dengan porsi kecil namun sering.
- Makan saat makanan tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin.
4. Jeli Olah
- Hindari memasak makanan dengan bumbu berlebih dengan aroma tajam
- Kreatif dalam menyajikan makanan.
- Hindari mengolah makanan dengan cara dibakar.
5. Lakukan olahraga ringan seperti renang, berjalan kaki. Olahraga ini diyakini dapat meningkatkan selera makan seusai berolahraga.
Selain juga agar pasien kanker dapat bersosialisasi sehingga menurunkan depresi.
Seperti juga orang yang tidak menderita kanker, pada penderita kanker juga disarankan tetap melakuka olahraga secara teratur dengan durasi 30-60 menit tiap 3-5 kali/minggu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/aru-wisaksono.jpg)