Otomotif

Awas, Remehkan Ngga Bayar Pajak Kendaraan, Data di STNK Bakal Terhapus Selamanya, Simak Ini

Identitas registrasi dan identitifasi pada Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) akan diblokir dan tidak bisa diaktifkan lagi, jika Anda melakukan ini.

Awas, Remehkan Ngga Bayar Pajak Kendaraan, Data di STNK Bakal Terhapus Selamanya, Simak Ini
Kompas.com/Aditya Maulana
Contoh STNK yang masa berlaku 5 tahunannya habis tahun ini. 

"Jadi setelah lima tahun masa berlaku STNK dia tidak membayar pajak sampai dua tahun ke depan, identitas yang tercantum di STNK akan dihapus dan tidak bisa diaktifkan lagi..."

BAGI Pemilik kendaraan yang memiliki tunggakan pajak, diharapkan segera melakukan pembayaran.

Bahkan untuk warga DKI Jakarta, Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) memberikan diskon bayar denda pajak hingga 50 persen, waktunya sampai 30 Desember 2019.

Apabila masih mengabaikan juga, dan untuk yang menunggak pajak hingga bertahun-tahun, seperti dua tahun sehabis masa berlaku lima tahunan habis maka identitas registrasi dan identitifasi pada Surat Tanda Nomor Kendaraan ( STNK) akan diblokir dan tidak bisa diaktifkan lagi.

Pajak STNK Mati, Penjara atau Denda Setengah Juta Rupiah Menanti Anda, Ini Tarif Pajak Progresif

Kini Bayar Pajak Kendaraan Bisa Online, Bagi yang Nunggak Pajak Ada Keringanan hingga 50 Persen

Mobil Murah Ramah Lingkungan Toyota Calya Jadi Taksi Express, Mengapa Tidak Avanza Transmover?

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri, sedang menyiapkan kebijakan baru, terkait regulasi penghapusan data kendaraan.
Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri, sedang menyiapkan kebijakan baru, terkait regulasi penghapusan data kendaraan. (Kompas.com)

Misalnya, mobil atau motor yang pajak lima tahunannya habis pada 2019, kemudian tetap abai mengurus pajak pada 2020 dan 2021 (7 tahun berturut-turut), maka data kendaraan akan dihapus dan tidak bisa diregistrasi ulang alias menjadi 'besi rongsokan'.

Kendaraan itu tidak bisa digunakan lagi di jalan raya karena statusnya bodong. Oleh karena itu masyarakat diimbau untuk selalu taat membayar pajak.

Bahkan menurut Kepala Kakorlantas Polri Irjen Pol Refdi Andri, secara aturan sudah jelas dan tertuang dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 74 dan Peraturan Kapolri Nomor 5 Tahun 2012 Pasal 110.

Sebelum Tambah Mobil atau Motor, Simak Cara Menghitung Pajak Progresif Kendaraan Ini

Biar Ngga Kena Pajak Progresif, Blokir STNK setelah Jual Mobil atau Motor, Ini Cara dan Syaratnya

ILUSTRASI Pajak progresif
ILUSTRASI Pajak progresif (Istimewa)

Sementara itu, Kasubdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Sumardji pernah mengatakan secara otomatis apabila sudah seperti itu, STNK akan diblokir dan tidak bisa diaktifkan lagi.

"Jadi akan kita berikan surat peringatan dulu sampai tiga kali, jika tidak ada tanggapan maka otomatis akan kita hapus seluruh data-datanya," ucap Sumardji kepada Kompas.com belum lama ini.

Berikut ini prosedur penghapusan data registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor:

Halaman
12
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved