Berita Video

VIDEO: Kembali Jadi Anggota DPR, Arzetti Bilbina Sebut Panggung Hiburan Tetap Melekat di Dirinya

"Lebih kepada bagaimana panggung yang dimiliki oleh saya sebelumnya, menjadi panggung nyata," kata Arzeti Bilbina

VIDEO: Kembali Jadi Anggota DPR, Arzetti Bilbina Sebut Panggung Hiburan Tetap Melekat di Dirinya
Warta Kota/Arie Puji Waluyo
Arzeti Bilbina di ruang kerjanya di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (8/10/2019). 

Aktris Arzeti Bilbina (45) sangat bersyukur bahwa dirinya kembali dipercaya menjadi Anggota DPR RI untuk periode 2019-2024, dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Arzeti Bilibina sangat bahagia kembali dipercaya oleh masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) nya di Jawa Timur 1, yang meliputi Sidoarjo dan Kota Surabaya, untuk menjadi alat aspirasi mereka.

Sebelumnya, Arzeti pun menjadi Anggota Legislatif dari PKB periode 2014-2019. Ia menjabat sebagai anggota Komisi X DPR RI, yang menaungi Pendidikan, Olahraga, dan Sejarah.

Mantan model yang bernama lengkap Arzeti Bilbina Huzaimi ini menjelaskan alasan dirinya maju berpolitik dan berambisi menjadi Anggota DPR RI.

"Lebih kepada bagaimana panggung yang dimiliki oleh saya sebelumnya, menjadi panggung nyata," kata Arzeti Bilbina EKSKLUSIF kepada Warta Kota, yang ditemui di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (8/10/2019).

Bagi Arzeti, dunia hiburan kala itu merupakan sebuah panggung untuk mencari keuntungan buat dirinya sendiri. Namun berbeda dengan politik yang dijalaninya saat ini.

"Entertaimen kemarin itu keuntungannya lebih ke personal, karena tidak nyata untuk masyarakat. Tapi sekarang ya panggungnya nyata dan harus langsung dirasakan oleh masyarakatnya sendiri," ucapnya.

Wanita kelahiran Lampung, 4 September 1974 tersebut tak menampik sebelum memutuskan berpolitik, Arzeti harus perang dengan dirinya sendiri.

Sehingga, Arzeti menegaskan bahwa saat itu, ia dihadapkan dengan sebuah pilihan hidup, yakni tetap menjadi selebriti atau menjadi pelayan masyarakat.

"Ada pilihan ketika tak lagi aktif di dunia modeling waktu itu karena melahirkan. Kemudian status ibu yang lebih tinggi drajatnya. Setelah menjadi ibu, ada lagi tanggungjawab yang berat bukan hanya keluarga yang diasuh, tapi ada keluarga besar yang harus diasuh ya di Dapil," jelasnya.

Halaman
123
Penulis: Arie Puji Waluyo
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved