118 Bidang Lahan Jadi Target Pembebasan Dinas SDA DKI Jakarta

Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta telah menyiapkan sekitar 8.000 anggota satuan tugas (satgas) di lima wilayah kota

118 Bidang Lahan Jadi Target Pembebasan Dinas SDA DKI Jakarta
Warta Kota/Joko Supriyanto
Petugas Sumber Daya Air (SDA) Kecamatan Senen melakukan normalisasi saluran di Jalan Kramat IV, Kelurahan Kenari, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, Jumat (26/7/2019).

Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta telah menyiapkan sekitar 8.000 anggota satuan tugas (satgas) di lima wilayah kota untuk menanggulangi banjir di wilayah setempat.

Tidak hanya mengeruk endapan lumpur di waduk dan sungai serta kali saja, namun mereka juga turut membantu penanganan bila terjadi bencana banjir.

“Dari bulan Juli lalu sudah kami keruk-keruk, pompa juga sudah disiapkan, jadi begitu ada yang rusak harus kami perbaiki. Bila diperlukan, mereka siap turun ke lokasi dengan segera,” kata Kepala Dinas SDA DKI Jakarta Juaini pada Rabu (9/10/2019).

118 Bidang Lahan Jadi Target Pembebasan Dinas SDA DKI Jakarta

Selain Bayar Tol, Smart SIM Terbitan Satpas Cilenggang Serpong Nantinya Bisa buat Bayar KRL-MRT Juga

Lama Vakum di Industri Film, Natasha Hudson Kembali Bermain Film Anak Badjo Garapan Sineas Indonesia

Juaini mengatakan, naturalisasi waduk dan kali merupakan tanggung jawab DKI Jakarta. Kata dia, ada empat waduk yang masih dinaturalisasi di antaranya Kampung Rambutan, Cimanggis, Sunter dan Pondok Rangon. “Kalau belum tuntas, tahun depan kami lanjutkan naturalisasinya,” ujar Juaini.

Kata dia, DKI juga berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane (BBWSCC) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dalam menormalisasi Sungai Ciliwung dari Kelurahan Pejaten Timur sepanjang 1,5 kilometer. Adapun untuk pembebasan lahannya menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2019.

“Kami yang membebaskan lahannya dan mereka (BBWSCC) yang fisiknya (normalisasi dan pembuatan tanggul),” ujarnya.

Menurut dia, DKI telah menyiapkan anggaran sekitar Rp 150 miliar dalam APBD 2019 untuk membebaskan 118 bidang tanah di bantaran Sungai Ciliwung. Pembebasan lahan dilakukan untuk mendukung proyek normalisasi Sungai Ciliwung yang dilakukan BBWSCC

Kendalikan Maraknya Produk Impor, Pemerintah Dorong Pemanfaatan PLB e-Commerce

Brighton Real Estate Gelar Open House Akbar 300 Properti di 8 Kota Via Aplikasi

Olla Ramlan Luncurkan Produk Tas Bernama Viola Bag

“Sebanyak 118 bidang tanah yang dibebaskan tersebar di empat kelurahan, yakni Pejaten Timur, Tanjung Barat, Cililitan, dan Balekambang. Pembebasan lahan ditargetkan bisa dieksekusi akhir tahun ini, sehingga 2020 nanti sudah bisa pengerjaan fisiknya,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala BBWSCC Bambang Hidayah menambahkan program normalisasi Sungai Ciliwung di Pejaten Timur sudah dimasukan ke dalam rencana 2020 mendatang. BBWSCC sendiri masih menghitung nilai anggaran fisik termasuk konsep pembangunan tanggul apakah memakai beton (sheetpile) atau batu beronjong.

“Sudah ada sekitar 16 kilometer yang sudah dinormalisasi di Sungai Ciliwung dari target 73 kilometer,” kata Bambang kepada wartawan pada Selasa (20/8/2019). 

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Agus Himawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved