BERITA VIDEO
VIDEO : Pengakuan Ninoy Relawan Jokowi "Kepala Saya Mau Dibelah"
Relawan Jokowi Ninoy Karundeng membeberkan kronologi penculikannya yang dilakukan sekelompok orang. Begini pengakuannya
Penulis: Budi Sam Law Malau |
Korban penculikan dan penganiayaan relawan Jokowi Ninoy Karundeng menyebut dirinya dipukul dan di intimidasi oleh puluhan orang selama hampir 12 jam.
Ninoy mengaku trauma dan masih mendapatkan intimidasi dan ancaman hingga saat ini.
• Pastikan Stabilitas Keamanan, Panglima TNI, Kapolri, dan Lima Menteri Bakal Kunjungi Wamena
• Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo: TNI-Polri Jangan Mau Dibenturkan
Penyidik Polda Metro Jaya menetapkan 11 tersangka dalam kasus penganiayaan serta penculikan terhadap Ninoy Karundeng, pegiat media sosial yang juga relawan Jokowi, Senin (30/9/2019).
Polisi masih mendalami kasus ini, dan memeriksa beberapa saksi lain untuk mengungkap adanya kemungkinan tersangka lain.
Ninoy mengaku dianiaya di dalam Masjid Al-Falah Pejompongan, Jakarta Pusat.
"Kronologinya bahwa pada saat itu saya sedang mengambil foto."
"Karena saya sedang ingin mendapatkan gambar tentang kondisi demo di DPR dan di tempat-tempat yang saya ingin lihat."
"Saya sampai di suatu jalan di mana jalan itu sudah ditutup. Terus saya langsung pergi mengikuti arah anak orang-orang yang kena gas air mata dibawa."
"Di situlah saya mengambil foto. Terus saya diperiksa."
• Bertambah, Tersangka Kasus Penganiayaan dan Penculikan Ninoy Karundeng Jadi 11 Orang
• Sekjen PA 212 Jadi Tersangka ke-12 Kasus Penganiayaan dan Penculikan Relawan Jokowi Ninoy Karundeng
• Munarman Bantah Dapat Laporan dari Penganiaya Ninoy Karundeng, tapi Akui Minta Rekaman CCTV Masjid
"Begitu dia tahu bahwa saya adalah relawan Jokowi, langsung saya dipukul dan diseret ke dalam masjid," ungkap Ninoy di Mapolda Metro Jaya, Senin (7/10/2019).
Di situlah Nino mengaku diinterogasi dan dianiaya.
"Di situlah saya mengambil foto. Terus saya diperiksa."
"Begitu dia tahu bahwa saya adalah relawan Jokowi, langsung saya dipukul dan diseret ke dalam masjid," ungkap Ninoy di Mapolda Metro Jaya, Senin (7/10/2019).
Di situlah Nino mengaku diinterogasi dan dianiaya.
"Setiap pertanyaan yang muncul, saya jawab, jawaban itu tidak mendapatkan respons baik."
• Penganiaya Ninoy Karundeng Melaporkan Perbuatan Kriminal Mereka ke Sekjen FPI Munarman
• Polisi Periksa Sekjen PA 212 Abdul Jabbar Terkait Penganiayaan dan Penculikan Ninoy Karundeng
• Kasus Penculikan Ninoy Karundeng, Satu dari Dua Pelaku adalah Anggota Ormas, Polisi Dalami Motif
"Saya tetap dipukuli setiap saat," kata Nino dengan wajah yang masih lebam.