Serukan Semangat Perdamaian Melalui Pameran Sutra Bunga Teratai

Serukan Semangat Perdamaian Melalui Pameran Sutra Bunga Teratai. Simak selengkapnya dalam berita ini.

Serukan Semangat Perdamaian Melalui Pameran Sutra Bunga Teratai
WARTA KOTA/VINI RIZKI AMELIA
Setelah sukses digelar di Universitas Indonesia (UI) kini pameran digelar di Gedung Pusat Kebudayaan Soka Gakkai Indonesia, Jakarta. 

PAMERAN Cagar Budaya Internasional Sutra Bunga Teratai masih terus digelar.

Setelah sukses digelar di Universitas Indonesia (UI) kini pameran digelar di Pameran Sutra Bunga Teratai, Jakarta.

Kepala Humas Soka Gakai Indonesia, Elly Mulyawan mengatakan, pameran ini diselenggarakan oleh Soka Gakkai, yang memiliki keanggotaan di 192 negara.

Mayat Hangus Ditemukan di Lahan Terbakar, Ada Kecurigaan Korban Tewas Lebih Dulu

Pameran yang berlangsung daei 10 September - 10 Oktober, sudah dihadiri kurang lebih 5.000 pengunjung dari seluruh Indonesia dengan target 8.000 pengunjung sampai penutupan.

"Diharapkan sampai penutupan, akan hadir sekitar 8000 pengunjung. Pameran ini berskala Internasional dan telah berkeliling dunia sejak tahun 2006. Indonesia adalah negara ke-17 yang menjadi tuan rumah," kata Elly saat ditemui di Universitas Indonesia, Depok, Minggu (6/10/2019).

Kegiatan ini diselenggarakan bersama Museum Nasional, Universitas Indonesia, Dunhuang Academy (Tiongkok) dengan curator The Institute of Oriental Philosophy (Jepang).

Didukung penuh oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Kementerian Agama RI dan Kementerian Pemuda dan Olahraga RI, Klinik Digital Vokasi UI, Kowani, Dewan Masjid Indonesia, Wahid Foundation, Museum Rekor-Dunia Indonesia, The Habibie Centre, Puan Amal Hayati, The Purnomo Yusgiantoro Center, Lembaga Kebudayaan Betawi, Unit Pelayanan Angkutan Sekolah Dishub DKI Jakarta, We The Youth, Miwa dan Eio.

Pertamina Mulai Bagikan Uang Kompensasi Kebocoran Minyak Bagi Nelayan Muara Gembong

Elly mengatakan, pameran ini bersifat non profit dan dibuka untuk umum tanpa dipungut biaya.

Dalam rangkaian acaranya, diisi dengan sejumlah seminar dan forum diskusi mengenai topik seputar perdamaian, filsafat penghormatan terhadap kemuliaan kehidupan, keberagaman, kerukunan hidup dan toleransi, kesetaraan dan pemberdayaan perempuan dan generasi muda.

"Tema lainnya ialah harkat dan martabat manusia, keindahan harmoni dalam perbedaan, dan kekuatan persatuan untuk membangun kesejahteraan masyarakat secara merata," tukasnya.

Halaman
12
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved