Breaking News:

Sempat Dikira Dibacok Penagih Utang, Ternyata Anggota Ormas Tak Sengaja Terluka

Sempat Dikira Dibacok Penagih Utang, Ternyata Anggota Ormas Tak Sengaja Terluka. Simak selengkapnya dalam berita ini.

WARTA KOTA/RANGGA BASKORO
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Hery Purnomo saat ditemui di Mapolres Metro Jakarta Timur, Senin (7/10/2019). 

SEORANG anggota organisasi masyarakat (ormas) berinisial NS sempat diberitakan dianiaya oleh sejumlah oknun penagih utang (debt collector) di kediamannya sekitar Pulo Gadung, Jumat (4/10/2019) lalu.

Hal itu memicu penggrudukan kantor pembiayaan kredit motor (leasing) yang mengirim para penagih hutang tersebut yang terletak di kawasan Rawamangun.

Polres Metro Jakarta Timur langsung melakukan penulusuran dan berhasil mengamankan 3 orang oknum penagih utang tersebut.

Kebocoran Minyak Pertamina di Laut Karawang Sudah Tertutup

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Hery Purnomo mengatakan ternyata, satu orang anggota ormas tersebut tak dianiaya oleh para penagih utang.

"Kami bawa 3 orang penagih utang tersebut ke mapolres. Setelah kami tanyakan mereka bilang tidak menganiaya sama sekali. Enggak ngebacok juga kok," kata Hery saat ditemui di Mapolres Metro Jakarta Timur, Senin (7/10).

Ia menceritakan, saat itu mereka diperintahkan perusahaan untuk menagih pembayaran cicilan motor yang ditunggak selama delapan bulan oleh NS.

Kemudian, terjadi insiden tarik-menarik motor tunggakan di antara mereka. Lalu, tanpa alasan yang jelas, NS mengeluarkan cutter yang terletak di dashboard motor.

"Pas korban ngambil cutter dia enggak sengaja melukai tangannya sendiri. Makannya tangan kirinya terluka lalu dibawa ke rumah sakit. Setelah melihat korban berdarah tangannya, mereka langsung pergi," ujarnya.

DEBAT, Rocky Gerung Akui Pernah Kuliah di 5 Fakultas, Namun Hanya 1 Selesai, Ini Kata Ruhut Sitompul

Hal tersebut memicu kesalahpahaman para anggota ormas lainnya, sehingga menimbulkan kesan bahwa NS telah dianiaya oleh para penagih utang.

"Jadi salah paham, saja. Teman-teman korban datang ke perusahaan leasing karena mengira korban dibacok debt collector. Padahal enggak, luka karena terkena cutter sendiri," tuturnya.

Mereka pun dipertemukan di Mapolres Metro Jakarta Timur dan telah saling mengklarifikasi bahwa dugaan penganiayaan hanya kekeliruan semata.

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved